• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, April 29, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA EKBIS

Habiskan Anggaran Miliaran, Proyek Irigasi Wae Kuli II di Reok Barat Masih Mubazir

by Redaksi Berita Flores
14 August 2019
in EKBIS, HEADLINE, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES–Proyek irigasi Wae Kuli II di Wontong, desa Toe, kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT, mubazir alias tidak memberikan manfaat kepada petani.

Padahal proyek ini telah menghabiskan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Proyek ini dikerjakan pertama kali tahun 2010. Kemudian dilanjutkan pada 2015. Terakhir tahun 2018 kembali dikerjakan dengan anggaran mencapai Rp 1,5 miliar.

Penelusuran Beritaflores.com Minggu 11 Agustus 2019 siang, terlihat saluran irigasi tersebut jebol. Akibatnya, air tidak dapat mengalir ke area persawahan masyarakat.

Siprianus Urbanus Harum, warga Wontong mengungkapkan bahwa, proyek tersebut dibangun pertama kali tahun 2010 saat Manggarai dipimpin Bupati Christian Rotok. Saat itu, pemerintah kabupaten Manggarai membangun bendungannya.

Kemudian, tahun 2015 dan 2018 proyek ini kembali dilanjutkan. “Hampir setiap tahun dianggarkan proyek ini. Bayangkan dari tahun 2010. Kamudian lanjut lagi dari 2015 sampai 2018. Tapi belum dimanfaatkan sama sekali oleh masyarakat. Nah, tahun 2018 kembali dianggarkan untuk melanjutkan kembali pengerjaannya, tapi lihat sendiri pak, sudah jebol lagi. Air mengalir hanya 3 minggu saja usai pengerjaan,” kata Sipri kepada wartawan saat menyusuri lokasi itu, Minggu 11 Agsutus 2019.

Sipri mengatakan masyarakat di sekitar wilayah ini sangat menyanyangkan dana miliaran rupiah yang sudah dianggarkan untuk membangun proyek tersebut. Ia menduga bahwa, pengerjaan proyek itu dikerjakan asal jadi.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas terkait untuk segera menindaklanjuti proyek tersebut.

“Pemerintah harus bertanggung jawab. Supaya segera diperbaiki. Apalagi ini telah menelan anggaran miliran rupiah. Bayangkan ini proyek dikerjakan dari masanya pa Kris Rotok sampai pada Bupati Deno Kamelus. Tapi hasil juga masih begini,” katanya.

Ditemui di kantornya, Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Irigasi Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Agus Susanto mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Agus mengaku bahwa, proyek tersebut dikerjakan secara swakelola oleh Dinas PUPR.

“Wae Kuli untuk tahun 2019 ada lanjutan. Kemudian yang pengerjaan tahun lalu, ada operasi dan pemeliharaan atau kami sendiri kelolah, kami sendiri yang kerja,” ujar Agus.

Soal anggaran yang sudah digelontorakan untuk proyek tersebut, sejak 2010, Agus mengaku tidak ingat persis. Tetapi, yang pasti tahun 2018 lalu kata dia sebesar Rp 1,5 miliar.

Terkait kapan akan diperbaiki kerusakan yang terjadi, ia mengatakan setelah 17 Agustus. “Karena kalau kami tidak perbaik berarti air itu tidak sampai pada target. Kami lanjutkan perbaikan itu,” ujarnya.

Ia mengaku beberapa bulan lalu, Dinas PUPR sudah memperbaiki bagian bendungannya. “Nah begitu selesai kerja semua tukang pulang. Sehingga lupa tutup bendungannya. Dan pengurasnya atau pembuangannya juga tidak dibuka, sehingga debit air bertambah. Makanya saluran itu jebol,” kata Agus.

Yohanes Ganggur, pengawas proyek tersebut mengakui proyek tersebut dibangun sejak 2010 silam. Kemudian dilanjut kembali pada tahun 2015 hingga 2018.

“Itu kerjanya tidak setiap tahun. Pertama kali dibangun sejak 2010. Terus lanjut lagi dari tahun 2015 hingga 2018. Dan anggarannya juga berbeda. Tidak sama,” ucap Yohanes.

Efrem Polce/Beritaflores

Tags: Irigas Wae Kuli IIi

BacaJuga

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

Putaran Uang Agen Be Ju Bis@  Bank NTT Cabang Ruteng dan Wae Moro Capai 30 Miliar

29 April 2026

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

23 April 2026

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

23 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

Putaran Uang Agen Be Ju Bis@  Bank NTT Cabang Ruteng dan Wae Moro Capai 30 Miliar

29 April 2026

Expo Pendidikan V Manggarai Timur Resmi Dibuka, Dorong Generasi Unggul Berbasis Budaya

29 April 2026

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

28 April 2026

BANYAK DIBACA

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Telan Dana Capai Rp 1 Miliar, Arlan Nala Desak Pemda Manggarai Segera Tuntaskan Polemik Air Minum Bersih di  Para Lando

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Lantik 11 Kepala Puskesmas, Wabup Fabi Abu Serukan Masalah Stunting hingga Angka Kematian Ibu dan Bayi 

Orangtua Bongkar Dugaan Pungli Penulisan Rapor dan Penggelapan Seragam Siswa MAN 1 Manggarai di Reok

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores