RUTENG, BERITA FLORES – Bupati Manggarai Heribertus G.L Nabit bersama Istri Meldyanti Hagur Nabit resmi melaporkan praktisi hukum Edi Hardum ke Polres Manggarai.
Laporan tersebut berdasarkan pernyataan Edi Hardum terhadap dugaan keterlibatan istrinya Meldy Hagur dalam kasus dugaan korupsi aliran Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik di Kabupaten Manggarai Timur yang melibatkan Jefrin Haryanto selaku mantan Kepala Dinas DP3AKB.
Bupati Hery mengatakan, apa yang disampaikan Edi Hardum telah mengarah ke tuduhan sehingga dipandang sebagai fitnah yang keji dan tidak berdasar. Menurut Bupati Hery tudingan miring terhadap istrinya telah menyerang integritas keluarganya.
Terpantau, bupati Hery Nabit dengan istrinya didampingi keluarga dan kuasa hukumnya tiba di SPKT Polres Manggarai sekira pada pukul 02:00 Wita.
Laporan tersebut telah diterima oleh pihak SPKT dengan surat tanda terima pengaduan masyarakat dengan nomor registrasi : Dumas/70/V/2026/Res. Manggarai/Polda NTT
Usai laporan itu, Bupati Manggarai Heribertus G.L Nabit dalam keterangan menyampaikan, bahwa kehadirannya di Polres Manggarai sebagai respons terhadap pernyataan dari saudara Edi Hardum yang berkaitan dengan kasus pencemaran nama baiknya bersama istri.
“Kehadiran kami ini bentuk penggunaan hak kami sebagai warga negara untuk menyampaikan laporan untuk menyelesaikan dan mengklarifikasi tentang apa yang sudah di sampaikan oleh Edi Hardum,” ungkap Bupati Hery dalam pernyataan persnya.
Kemudian yang kedua tegas dia, adalah laporan sebagai pribadi bukan sebagai bupati Manggarai.
“Pribadi ini yang dimaksud adalah mungkin kami belum berbuat banyak untuk Manggarai tapi itu tidak memberi alasan untuk siapapun yang menyampaikan fitnah dan mencemari nama baik kami,” tegasnya.
Hal ini penting menurut dia, sebab semuanya bisa menjaga kesatuan dan persatuan di kabupaten Manggarai, di antara sesama masyarakat tanpa mematikan daya kritis dari siapapun.
“Jadi tolong jangan melihat pelaporan ini sebagai cara kami untuk mengabaikan setiap kritikan, sama sekali tidak. Tapi kami mau menjaga supaya ruang-ruang komunikasi di kalangan masyarakat maupun masyarakat dengan pemerintah berjalan dengan sehat dan konstruktif,” pungkas Bupati Hery.**
Laporan : Yhono Hande







