• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, October 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

by Berita Flores
7 July 2026
in BERITA
A A
0

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus - Foto: Y.Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG , BERITA FLORES – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menjadi perhatian serius. Hingga pertengahan tahun 2026, tercatat sudah 35 kasus kekerasan yang ditangani, terdiri dari 18 kasus terhadap perempuan dan 17 kasus terhadap anak.

Data tersebut disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Manggarai, Susana Surya Sukut, mewakili Kepala Dinas P3A Maria Yasinta Aso, dalam kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak kepada Pengambil Kebijakan dan Pemangku Kepentingan di Aula Kantor Camat Cibal, Selasa (30/6/2026).

Menurut Susana, angka tersebut menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama.

“Pada tahun 2025 terdapat 119 kasus, terdiri dari 81 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 38 kasus terhadap anak. Sementara hingga pertengahan tahun 2026 sudah tercatat 35 kasus, yakni 18 kasus terhadap perempuan dan 17 kasus terhadap anak,” ujarnya.

Ia menegaskan, data tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan menggambarkan penderitaan para korban yang kehilangan rasa aman dan masa depan.

“Di balik angka-angka itu ada anak yang kehilangan masa kecilnya, perempuan yang berjuang sendiri, dan keluarga yang terluka. Karena itu kami terus mengajak semua pihak membangun sistem perlindungan yang kuat mulai dari tingkat kabupaten hingga desa,” katanya.

Susana menambahkan, sosialisasi tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang membangun komitmen bersama antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Polres Manggarai, Densus 88, psikolog, serta jajaran Dinas P3A Kabupaten Manggarai. Pesertanya terdiri dari 17 kepala desa dan lurah, Forum Anak Cibal, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Sementara itu, Camat Cibal, Heribertus W. Ganar, mengapresiasi Dinas P3A Kabupaten Manggarai yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut di wilayahnya.

Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat relevan karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Kecamatan Cibal yang diisi dengan pekan olahraga anak usia di bawah 15 tahun dan akan dilanjutkan dengan pekan seni budaya anak.

“Kegiatan ini sangat penting karena masih ada praktik-praktik yang berlindung di balik alasan budaya sehingga perempuan dan anak belum memperoleh perlindungan yang maksimal,” ujarnya.

Heribertus menilai, pola budaya patriarki masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya melindungi perempuan dan anak. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar tidak ada lagi praktik eksploitasi maupun kekerasan yang dianggap sebagai hal biasa.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tenaga profesional, dan masyarakat dapat menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Manggarai sejak dini.**

Laporan : Yhono Hande

Tags: kasus kekerasan di ManggaraiKekerasankekerasan terhadap perempuan dan anak di Manggarai

BacaJuga

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

25 October 2026

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

Kontingen POPDA 2026 Dilepas, Sportivitas dan Disiplin jadi Pengingat Bagi Atlet

19 October 2026

Kepsek Apresiasi Bantuan Pengadaan RKD dari Pemda Manggarai

19 October 2026

ARTIKEL TERKINI

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

25 October 2026

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

Kontingen POPDA 2026 Dilepas, Sportivitas dan Disiplin jadi Pengingat Bagi Atlet

19 October 2026

Kepsek Apresiasi Bantuan Pengadaan RKD dari Pemda Manggarai

19 October 2026

BANYAK DIBACA

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

Kepsek Apresiasi Bantuan Pengadaan RKD dari Pemda Manggarai

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

Dana Revit 1,6 Miliar di SMPN 2 Wae Ri’i Masuk Tahap Pelaksanaan

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores