RUTENG, BERITA FLORES – Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Manggarai, Ansgariana Yetri akhirnya buka suara menyusul viralnya keluhan masyarakat terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDK Ruteng II berupa beberapa Salak Busuk.
Permohonan maaf ini disampaikan secara terbuka kepada SDK Ruteng II juga masyarakat Manggarai menyusul sikap protes yang dilayangkan seorang guru bernama Emiliana Helni melalui unggahan video ke akun media sosial pribadinya pada Kamis, 16 April 2026.
Melalui video tersebut Emiliana Helni menarasikan menu MBG berupa buah salak busuk yang telah di kupas di dalam sebuah dus. Temuan buah salak yang tidak layak konsumsi ini sontak memicu sorotan publik Manggarai.
Terhadap kondisi itu, Yetri menyampaikan permohonan maaf secara terbuka baik kepada pemanfaat MBG di SDK Ruteng II maupun masyarakat Manggarai.
“Saya secara pribadi dan atas nama SPPG Pau 2 meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat. Kami menyadari ada menu yang menurut sebagian belum memenuhi standar,” ujar Yetri menjawab Beritaflores pada Juma’t, 17/04/2026.
Sebagai langkah perbaikan, dirinya sudah mendatangi SPPG Pau II untuk memberikan teguran dan juga evaluasi baik kepada Kepala SPPG Pau II dan Staf juga Pihak Yayasan dan Mitra.
“Saya juga sudah mengecek langsung. Mereka akui terjadi kesalahan yaitu memasukkan dalam plastik karena pada saat bahan baku datang sudah dilakukan penyortiran lalu sebelum di masukkan ke ompreng juga dicek dan buahnya masih kondisi baik,” katanya.
Hal ini menjadi bahan evaluasi dan pelajaran bagi semua dapur di Kabupaten Manggarai kedepanya untuk mengawasi bahan baku masuk di dapur agar hal serupa tidak terjadi lagi.
“Ini menjadi bahan evaluasi kami kedepanya dan mohon dukungan dari masyarakat manggarai agar program MBG di Manggarai berjalan dengan lancar,”pungkasnya.**
Laporan: Yhono Hande








