RUTENG, BERITA FLORES – Kecamatan Cibal merupakan salah satu dari 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai yang telah mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan Ramah Anak pada tahun 2025 lalu.
Komitmen tersebut terus diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan hak, perlindungan, partisipasi, serta pengembangan potensi anak sebagai generasi penerus bangsa.
Sebagai bentuk aktualisasi komitmen tersebut pemerintah kecamatan mendorong potensi sepak bola di wilayah kecamatan Cibal khususnya bagi pemain muda.
Camat Cibal, Heribertus W. Ganar menyampaikan menegaskan menjelang hari pelaksanaan, pihak kecamatan telah mematangkan seluruh aspek teknis, mulai dari kesiapan fasilitas lapangan hingga koordinasi keamanan.
“Pada hari ini kami bersama unsur Polsek Cibal, Koramil 1612-01 Ruteng, para Kepala UPTD SD, SMP, dan SMA, tenaga kesehatan dari puskesmas, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Cibal melaksanakan musyawarah bersama dalam rangka pembentukan Panitia Pekan Olahraga Anak Usia di Bawah 15 Tahun (U-15) Tingkat Kecamatan Cibal,” kata Camat Beritin kepada Beritaflores (12/06/2026) pagi.
Camat Heribertus menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Anak Nasional Tingkat Kecamatan Cibal Tahun 2026. Sehingga lanjut dia tema yang di usung adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”,
Selain itu, kegiatan ini juga sangat penting sebagai motivasi diri dan konsistensi latihan bagi para pemain muda yang nantinya akan bermanfaat bagi kemampuannya untuk menjadi pemain profesional.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang yang aman, sehat, dan positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, serta karakter melalui kegiatan olahraga, seni, dan budaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain pekan olahraga Anak U-15, Kecamatan Cibal juga akan menyelenggarakan Pentas Seni dan Budaya Anak sebagai sarana memperkenalkan serta menanamkan nilai-nilai luhur budaya Manggarai kepada generasi muda sejak dini.
“Ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan Kecamatan Cibal sebagai wilayah yang ramah anak sekaligus peduli terhadap pelestarian budaya lokal,” sebutnya.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Camat Heribertus juga menyebutkan, kegiatan ini telah di dukung oleh berbagai pihak. Hal itu menunjukkan perhatian dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan turnamen sepak bola U-15 di wilayah kecamatan Cibal
“Giat ini juga telah di dukung oleh beberapa pihak di antaranya, Yayasan Wahana Visi Indonesia, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Manggarai, Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, TP PKK Kabupaten Manggarai, TP PKK Kecamatan Cibal, serta sejumlah pihak dan individu yang memiliki kepedulian terhadap tumbuh kembang anak,” sebutnya.
Dukungan tersebut menurut dia, diwujudkan dalam berbagai bentuk, baik berupa bantuan material maupun dukungan moral, guna menyukseskan perayaan Hari Anak Nasional Tingkat Kecamatan Cibal Tahun 2026.
“Untuk cabang olahraga, panitia akan mempertandingkan sepak bola dan bola voli putra-putri yang diikuti oleh peserta dari berbagai desa, satuan pendidikan, maupun kelompok masyarakat lainnya, termasuk dari luar wilayah Kecamatan Cibal,” bebernya.
Pendaftaran Tak Pungut Biaya
Camat Heribertus menegaskan, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini tanpa dikenakan biaya pendaftaran, hal ini sebagai wujud komitmen penyelenggara dalam memberikan kesempatan yang luas dan setara bagi setiap anak untuk berpartisipasi.
“Pendaftaran gratis, dan sesuai rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Anak U-15 akan dimulai pada 24 Juni 2026 dan berlangsung selama kurang lebih 14 hari. Sementara itu, kegiatan Pentas Seni dan Budaya Anak akan dilaksanakan pada minggu keempat bulan Agustus 2026, dengan berbagai agenda seperti Lomba Torok Tae, pentas seni budaya, serta permainan tradisional dan budaya Manggarai lainnya,” tegasnya.
Kendati ia berharap, melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Kecamatan Cibal berharap dapat menghadirkan ruang yang ramah, aman, kreatif, dan inklusif bagi anak-anak, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas, kecintaan terhadap budaya lokal, serta kesadaran bersama bahwa anak adalah investasi utama menuju Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkarakter.
“Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Anak Bahagia, Cibal Maju dan Berbudaya,” tutupnya.
Laporan : Yhono Hande






