• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, April 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Wagub NTT Dorong Pengelolaan Dana BOSP Harus Akuntabel dan Transparan serta Soroti Pungutan IPP Agar tidak Beratkan Siswa

by Berita Flores
22 July 2025
in BERITA
A A
0

Wagub Johny Asadoma saat Mengikuti Kegiatan Rekonsiliasi Dana BOSP di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT - Foto: Biro Pers Pemprov NTT

Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG, BERITAFLORES – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menggelar kegiatan Rekonsiliasi Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahap I Tahun Anggaran 2025 dan Sisa Dana BOSP Tahun 2024 bertempat di Aula Komodo, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT pada Selasa (22/7/2025).

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma yang hadir pada kegiatan ini menyampaikan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sehingga kolaborasi ketiga pilar tersebut sangat mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia.

“Dana BOSP adalah wujud komitmen pemerintah pusat tetapi keberhasilannya sangat tergantung pada sinergi dengan pendanaan daerah dan dukungan masyarakat. Kolaborasi tiga pilar ini memiliki tujuan yang sama yaitu, menciptakan pembelajaran yang aman, bermutu, dan menjangkau semua anak bangsa. Pengalokasian 20 persen APBN untuk pendidikan adalah bukti komitmen pemerintah dalam memprioritaskan sektor pendidikan yang merupakan salah satu aspek penting negara untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan. Sehingga penggunaan Dana BOSP harus efisien, efektif, transparan, akuntabel berkelanjutan dan berkeadilan,” terang Johni Asadoma.

Wagub Johni menegaskan, Kepala Sekolah wajib memperhatikan pengelolaan anggaran dengan baik agar tidak menjadi temuan yang berujung pada pemberian sanksi.

“Sanksi tegas akan diberikan kepada sekolah yang menyalahgunakan dana, termasuk pencopotan dan proses hukum. Kita harus pegang teguh aturan, saya telah mengingatkan dalam rapat bersama Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kota Kupang, dan hari ini saya tegaskan kembali bahwa Pemerintah Provisi NTT telah membentuk Tim evaluasi, kami akan segera mengeluarkan kebijakan baru terkait pengelolaan Dana BOSP dan Pungutan IPP (Iuran Pengembangan Pendidikan),” tegas Wagub NTT.

Terkait Pungutan IPP (Iuran Penyelenggaraan Pendidikan) yang kerap menjadi sorotan masyarakat, menurutnya pungutan tersebut tidak boleh memberatkan Siswa dan wajib mempertimbangkan latar belakang sosial dan ekonomi dari keluarga Siswa.

“Pungutan harus berdasarkan kondisi sosial ekonomi siswa, tidak bisa disamaratakan, namun harus adil dan rasional. Guru wajib mengetahui kondisi ekonomi Siswa sebagai dasar penerapan biaya Pungutan IPP,” jelas Johni.

Menutup sambutannya Ia mengatakan, “Siswa kita adalah calon penerus pembangunan bangsa, didik dan binalah mereka dengan kasih sayang, kedisiplinan, dan keteladanan. Bukan dengan kekerasan, jadikan mereka generasi unggul menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,” ucap Wakil Gubernur Johni Asadoma.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo dalam sambutannya menyampaikan, “Diharapkan melalui penyelenggaraan kegiatan ini pengelolaan Dana BOSP dapat dilaksanakan dengan akuntabel dan efisien,” ujarnya.

Kegiatan yang akan berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2025 ini, turut dihadiri oleh para Kepala Sekolah SMA/SMK se- Provinsi NTT, Pengawas, Perwakilan Inspektorat Provinsi NTT, ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT dan Guru PPPK dari Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT. (**)

Laporan: Adrianus Paju

Tags: dana BOSPDinas Pendidikan Pemuda dan Oahraga Provinsi NTTIPPJohni Asadomawagub Johni AsadomaWAGUB NTT

BacaJuga

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

30 April 2026

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

30 April 2026

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Putaran Uang Agen Be Ju Bis@  Bank NTT Cabang Ruteng dan Wae Moro Capai 30 Miliar

29 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

30 April 2026

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

30 April 2026

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

BANYAK DIBACA

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Lantik 11 Kepala Puskesmas, Wabup Fabi Abu Serukan Masalah Stunting hingga Angka Kematian Ibu dan Bayi 

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

Saberkol pada Sejumlah Sekolah di Cibal, Kadis PPO Ingatkan Guru Tuntaskan Literasi Anak

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores