RUTENG, BERITA FLORES – Sejumlah 379 petugas Sensus Ekonomi pada tahun 2026 resmi dilepaskan. Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai Lambertus Paput, mengajak seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua RT/RW hingga ASN mendukung penuh terhadap pelaksanaan yang mulai Mei hingga Agustus 2026 dengan metode door to door.
Ajakan itu disampaikan Lambertus saat Apel Mingguan Senin yang dirangkaikan dengan pelepasan 379 petugas Sensus Ekonomi 2026, Senin 15 Juni 2026 di Natas Labar Motang Rua, Ruteng.
Menurut Lambertus, data SE 2026 akan menjadi dasar kebijakan strategis Pemkab. Mulai dari pemberdayaan UMKM, penyerapan tenaga kerja, sampai penataan investasi.
“Sensus ekonomi ini juga menyasar seluruh warga masyarakat Manggarai dengan sistem pendataan dari rumah ke rumah,” ujarnya.
Ia menekankan tugas petugas lebih dari sekadar menghitung jumlah usaha. “Tugas yang anda emban bukan sekedar menghitung jumlah toko, warung, atau perusahaan. Lebih dari itu, anda sedang memotret urat nadi perekonomian Manggarai,” tegasnya.
Penjabat Sekda menitipkan tiga pesan kepada 379 petugas sensus. Pertama, jaga integritas. Petugas diminta tidak memanipulasi data dan mencatat kondisi riil di lapangan. Kedua, kedepankan sikap santun dan humanis.
“Temui masyarakat dan pelaku usaha dengan senyum, sapa, dan salam,” katanya. Ketiga, jaga kesehatan. Lambertus mengingatkan wilayah Manggarai punya tantangan geografis berat sehingga keselamatan petugas harus diutamakan.
Sebagaimana diketahui, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional Badan Pusat Statistik untuk menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Manggarai. Data yang dihasilkan akan dipakai pemerintah pusat hingga daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan lima tahun ke depan.**






