• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Friday, October 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pegiat Pariwisata Labuan Bajo Demo Tolak Kenaikan Tiket ke TNK

by Redaksi Berita Flores
30 July 2022
in BERITA, EKBIS, HEADLINE, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

LABUAN BAJO, BERITA FLORES – Ratusan pelaku dan pegiat pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, Flores-NTT, menggelar demonstrasi di depan Hotel Local Collection Labuan Bajo, menolak kenaikan tiket sebesar Rp3.750.000 ke Taman Nasional Komodo (TNK) Jumat, 29 Juli 2022.

Aksi demontrasi ini digelar bersamaan dengan peluncuran sistem Wildlie Komodo melalui aplikasi INISA, aplikasi registrasi kunjungan para wisatawan atau pungutan tarif masuk ke TNK yang dikelola PT Flobamora, BUMD milik Pemerintah Provinsi NTT.

Dari pantauan Beritaflores.com, para demonstran memadati bagian depan Hotel Local Collection sejak pukul 08.30 pagi dan dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Manggarai Barat.

Massa juga melakukan aksi sambil duduk, tidur dan berlulut di jalan sebagai tanda perjuangan mereka yang tidak akan pernah berhenti walaupun sampai titik darah penghabisan.

Dalam aksi ini juga para demonstran dengan pihak keamanan pun sempat saling dorong sehingga terjadi kericuhan.

Ketua Asosiasi Tour and Travel Indonesia Labuan Bajo (ASTINDO) Ignasius Suradin mengatakan, pihaknya tetap konsisten sedari awal hingga kini menyatakan penolakan keras terhadap kenaikan tiket ke TNK. Dia mendesak Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat agar segera menghentikan seluruh rencana, wacana dan kebijakan dalam mengelola TNK.

“Dari awal sampai akhir kami tetap konsisten untuk menolak kenaikan tiket ke Taman Nasional Komodo. Apapun rencana, wacana dan kebijakan dari Gubernur NTT kami semua tetap menolak,” tegas dia.

Ia juga meminta kepada Presiden Joko Widodo, agar memperhatikan teriakan-teriakan dari Labuan Bajo. Ia menegaskan, pihaknya juga akan berjuang sampai titik darah penghabisan supaya rencana dan kebijakan ini bisa dihentikan.

Lebih jauh Ignasius mengungkapkan, pihaknya juga tidak akan mematuhi aturan yang dibuat oleh PT Flobamora. Bahkan demonstran sepakat untuk tidak membayar tiket apapun kepada PT Flobamora yang mereka sebut sebagai calo.

“Kami para pelaku dan pegiat pariwisata di Labuan Bajo tidak akan patuh apapun aturan yang dibuat oleh PT Flobamora dan kami semua sepakat untuk tidak membayar tiket apapun melalui PT Flobamora,” tegas dia.

Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Penyelamatan Pariwisata Manggarai Barat (Formapp-Mabar) Rafael Todowela sambil berlutut dalam orasinya mengatakan, pelaku pariwisata atau lapisan masyarakat yang terkena dampak dari kebijakan negara, datang untuk menuntut keadilan bahwa kenaikan tiket TNK akan berdampak luas terhadap perekonomian, biaya kehidupan sosial, biaya pendidikan serta biaya kesehatan.

Lebih jauh Rafael mengatakan, kenaikan tiket secara monopoli dan penguasaan TNK oleh PT Flobamora akan menyengsarakan para pelaku usaha lokal di Manggarai Barat karena selama ini kehidupan sosial ekonomi mereka bergantung pada Taman Nasional Komodo.

“Kenaikan tiket yang secara monopoli serta penguasaan Taman Nasional Komodo oleh PT Flobamora membuat masyarakat lokal Manggarai Barat semakin sengsara, di mana selama ini masyarakat hidup bergantung di Taman Nasional Komodo,” tutup dia.

Hingga berita ini dirilis belum ada titik temu dan kesepakatan antara para demonstran dengan pemerintah, baik pemerintah daerah pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Para demontran juga tetap konsisten dan tetap menolak segala kenaikan tiket ke TNK.

Penulis: Peter Arifin

Tags: DEMO TOLAK KENAIKAN TIKET TNKTAMAN NASIONAL KOMODO

BacaJuga

Stefany Emilia Diharjo Didampingi Kuasa Hukumnya saat Berada di Halaman Kantor Polres Manggarai - Foto: Beritaflores

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

29 October 2026

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

29 October 2026

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

26 October 2026
Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

26 October 2026

ARTIKEL TERKINI

Stefany Emilia Diharjo Didampingi Kuasa Hukumnya saat Berada di Halaman Kantor Polres Manggarai - Foto: Beritaflores

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

29 October 2026

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

29 October 2026

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

26 October 2026
Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

26 October 2026

BANYAK DIBACA

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Bupati Mabar Tegaskan Lingko Nerot Tanah Adat Terlaing, Batas Rareng Sebelah Timur dan Lancang di Barat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores