• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, August 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pengusaha Hentikan Pembelian Hasil Bumi di Manggarai

by Redaksi Berita Flores
5 August 2019
in BERITA, EKBIS, HEADLINE, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES–Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi (APHB) Manggarai, Flores-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memutuskan untuk menghentikan pembelian semua jenis komoditas dari para petani di daerah itu.

Para pengusaha di Manggarai pun menutup toko mereka dimulai pada hari ini Senin 5 Agustus 2019. Keputusan itu dilakukan sebagai aksi protes pengusaha terhadap kebijakan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ruteng. Di mana, para pengusaha hasil bumi diwajibkan membayar PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 % dari omset mereka dalam setahun.

Menanggapai kebijakan tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi (APHB) Manggarai, Heribertus Nabit mengatakan, pihaknya secara tegas menolak kebijakan KPP Pratama Ruteng dalam memberlakukan PPN sebesar 10% (persen).

Berikut Sikap Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai:

Berkaitan dengan polemik pengenaan PPN yang berlaku surut atas berbagai jenis hasil pertanian atau perkebunan oleh KPP Pratama Ruteng, maka bersama ini kami dari Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi (APHB) Manggarai menyatakan sikap sebagai berikut:

1). Pemungutan PPN sebesar 10% atas hasil pertanian atau perkebunan adalah sebuah kesewenang-wenangan karena tidak pernah dilakukan sosialisasi atas kebijakan, prosedur pemungutan dan penyetoran.

2). Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah ini, namun menemui jalan buntu.

3). Karena berbagai ketidaknyamanan dan ketidakpastian, maka kami menyatakan penghentian pembelian hasil bumi oleh Anggota Asosiasi Hasil Bumi Manggarai terhitung sejak Senin, 5 Agustus 2019.

4). Memohon maaf sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai dan segenap Petani atau Pengepul Barang Hasil Pertanian dan Perkebunan di pelosok Manggarai atas ketidaknyamanan dan ketidakpastian ini.

5). Menyerukan kepada otoritas berwewenang untuk mengambilalih penyelesaian masalah ini demi terciptanya kenyamanan berusaha dan berinvestasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat petani Manggarai.

6). Demikian sikap ini kami sampaikan untuk menjadi informasi bagi semua pihak yang berkepentingan.

Ruteng, 4 Agustur 2019
Ketua Asosiasi Pengusaha Hasil Bumi Manggarai,
Ttd
HERYBERTUS NABIT.
(NAL/FDS/BEF).

Tags: APHB MANGGARAIHeri NabitHERIBERTUS NABIT

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores