• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, May 3, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Masalah Sampah di Labuan Bajo Dibahas di Istana

by Redaksi Berita Flores
14 November 2017
in HEADLINE, PENDIDIKAN
A A
1
Share on FacebookShare on Twitter

Kupang, Beritaflores.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu mengatakan, saat ini sampah menjadi masalah klasik di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Menurutnya, masalah sampah bukan hanya di Labuan Bajo, tetapi di beberapa tempat di wilayah Pulau Flores bagian barat yakni di perairan Pulau Padar dan Pulau Komodo.

Demikian diungkapkan Kadis Pariwisata NTT, Marius Ardu Jelamu seperti dilansir Kompas.com Selasa, 14 November 2017.

Marius menyebutkan, sampah itu sebagian berasal dari tengah laut yang diduga dibuang oleh kapal barang dan juga kapal pesiar.

“Jadi ada penanganan lintas kementerian terkait masalah sampah itu. Karena banyak kapal barang dan kapal pesiar yang membuang sampahnya di tengah laut. Pada saatnya ke daratan dan menjadi masalah di Labuan Bajo dan beberapa pulau di Manggarai Barat,” kata Marius di Kupang, Senin 13 November 2017.

Bahkan beberapa bulan lalu, pihaknya sempat mengadakan rapat khusus terbatas di Istana Negara yang hanya membahas tentang masalah sampah di Labuan Bajo.

“Kita harapkan Labuan Bajo sebagai kota pariwisata internasional dan juga pintu masuk kedatangan wisatawan domestik dan internasional di bagian barat NTT, harus memberi wajah yang menyenangkan, sejuk, aman, besih, sehingga kesan itu ada pada pengunjung kita,” ucapnya.

Selain di Labuan Bajo, sampah di Pantai Lasiana dan Teluk Kupang di Kota Kupang juga masih menjadi persoalan serius. Menurutnya, pariwisata di NTT saat ini sedang “gaduh” dan itu diakui oleh menteri pariwisata.

“Gaduh yang dimaksud yang positif. Karena kegadugan itulah yang kemudian memancing para wisatawan domestik dan internasional untuk datang ke NTT. Ini berkat kerja keras semua pihak termasuk media yang setiap hari terus memublikasikan,” tutupnya.

Penulis : KH

Tags: Sampah di Labuan BajoSampah di Pulau PadarSampah Labuan Bajo

BacaJuga

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

23 April 2026

Telan Dana Capai Rp 1 Miliar, Arlan Nala Desak Pemda Manggarai Segera Tuntaskan Polemik Air Minum Bersih di  Para Lando

22 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

Respon Penolakan Warga, Manajemen Perusahaan Porang di Reo Komit Operasional Tetap Berlanjut

1 May 2026

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

30 April 2026

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

30 April 2026

BANYAK DIBACA

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

Respon Penolakan Warga, Manajemen Perusahaan Porang di Reo Komit Operasional Tetap Berlanjut

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores