RUTENG, BERITAFLORES – Kehadiran PT Agro Porang Nusantara yang berlokasi di Reok menuai dukungan dari masyarakat setempat.
Selasa 29 April 2026 malam, lebih dari 300-an warga Sengari, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Manggarai, NTT, menyatakan sikap dukungannya terhadap kehadiran perusahaan PT Agro Porang Nusantara.
Pekikan kagum menggema saat sejumlah masyarakat Sengari dibawah pimpinan tokoh adat (tua golo) menyampaikan dukungun mereka terhadap keberadaan perusahaan itu.
Semangat kolaborasi antara masyarakat dan sektor industri lokal ini semakin menguat di wilayah Reo melalui sikap dukungan yang menggema itu menjadi semangat baru untuk memajukan daerah khususnya di wilayah mereka.
Sebagaiman yang di saksikan Beritaflores.com, tampak tua adat Sangari memimpin deklarasi terbuka untuk meresmikan dukungan masyarakat terhadap operasional pabrik porang di bawah naungan PT Agro Porang Nusantara.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Tua Adat Ignasius Jamu ini dihadiri oleh Ratusan warga, Ketua RT setempat, serta perwakilan manajemen perusahaan.
Deklarasi ini menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi warga Sangari sekaligus meluruskan berbagai informasi yang di anggap keliru yang kian berkembang di masyarakat luas.
Di tengah dinamika perbedaan pandangan itu, Ignasius Jamu menyampaikan pesan menyentuh yang ditujukan kepada seluruh warga, termasuk mereka yang sebelumnya memiliki kekhawatiran khususnya yang berbeda pandangan.

Ia menekankan bahwa investasi ini bukan hanya soal ekonomi hari ini, melainkan warisan yang harus dijaga untuk masa depan generasi.
“Dengan kehadiran pabrik ini, tentunya membuka peluang bagi kami semua terutama membuka lapangan kerja yang baik untuk kita semua. Bukan hanya untuk kita yang ada sekarang, tetapi ini adalah fondasi yang kita bangun untuk masa depan anak cucu kita kelak, agar mereka tidak perlu merantau jauh untuk mencari penghidupan,” kata Tua Adat itu kepada Beritaflores.com.
Karena itu , tokoh adat ini mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya warga Sengari agar menjadikan momentum ini sebagai kekuatan untuk bersatu kembali.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam keluarga besar, namun jangan sampai itu memutus tali silaturahmi kita. Mari kita jadikan kehadiran pabrik porang ini sebagai momentum untuk kembali merajut kebersamaan dalam bingkai kekeluargaan yang erat,” ujar Tua Adat dengan nada sejuk.
Meskipun memberikan dukungan penuh, masyarakat Sangari tetap menitipkan pesan terkait perlindungan tenaga kerja dan kepedulian lingkungan. Hal ini dimaksudkan agar sinergi yang terjalin tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil.
Kendati demikian, sebagai bukti dukungan dari warga itu, tokoh adat bersama warga itu setidaknya menyampaikan pernyataan sikap dukungan mereka terhadap kehadiran perusahaan itu.

Pernyataan sikap tertulis yang ditandatangani oleh mayoritas warga ini sebagai bukti otentik dukungan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Tua Adat Sangari itu secara spesifik memberikan catatan untuk menepis informasi tidak benar yang selama ini tengah beredar.
Berdasarkan pernyataan resmi warga, terdapat beberapa poin utama yang ditegaskan:
1. Penerimaan Terbuka
Mayoritas warga Sangari menyatakan menerima sepenuhnya kehadiran PT Argo Porang Nusantara di lingkungan Sangari, Kelurahan Wangkung.
2. Manfaat Ekonomi
Warga merasa terbantu dengan terciptanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.
3. Kondusivitas
Kehadiran perusahaan dipastikan tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat sekitar.
4. Tanpa Paksaan
Pernyataan dukungan ini disampaikan secara murni tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Deklarasi yang ditandatangani pada 28 April 2026 ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa ruang dialog akan selalu dibuka. Warga dan perusahaan berkomitmen untuk terus berjalan beriringan demi kemajuan bersama di wilayah Sangari.**
Laporan : Yhono Hande








