RUTENG, BERITA FLORES – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan pisah sambut Camat Heribertus Wahang Ganar beserta Ketua TP-PKK Teresia Juita di area Kantor Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT.
Acara yang berlangsung sederhana namun bermakna ini digelar di sekitar area kantor kecamatan Cibal di Pagal pasca Heribertus resmi dilantik oleh Bupati Manggarai menggantikan posisi camat lama yang diemban oleh Fransiskus M. Pait.
Proses ini dimaknai sebagai momentum penting dalam melanjutkan pelayanan pemerintahan dan pengabdian pada masyarakat khususnya di wilayah kecamatan Cibal.
Sebelum dihantar menuju kantor Kecamatan, Heribertus tampak disambut dengan balutan suasana kekeluargaan dengan prosesi adat khas Manggarai pada Senin, 27 April 2026.
Didampingi oleh keluarga dan rombongan, tampak Camat Heribertus bersama istri mengenakan pakaian dinas pelantikan. Keduanya lalu dikalungkan dengan selendang motif songket khas budaya Manggarai.

Acara penyambutan ini ditandai dengan kepok tuak curu dan tuak kapu sebagai simbol adat penerimaan tamu-tamu penting sekaligus wujud penghormatan, pengakuan sekaligus penerimaan masyarakat terhadap camat baru usai dilantik.
Prosesi adat yang berlangsung khidmat ini juga menjadi simbol kuat bahwa kepemimpinan tidak hanya sah secara administratif pemerintahan, tetapi juga harus mendapat legitimasi adat dan budaya masyarakat setempat.
Dalam prosesi tersebut, Camat Heribertus disambut langsung oleh para tetua adat, para kepala dan aparatur desa serta masyarakat di sekitar wilayah itu.
Bertin sapaan akrab Heribertus saat disambangi Beritaflores mengaku jika tugas yang diemban merupakan perpanjangan tangan Bupati dalam memimpin wilayah Kecamatan dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum, mengoordinasikan pemberdayaan masyarakat, ketenteraman, ketertiban umum, serta membina desa/kelurahan.
“Camat membantu Bupati dalam mewujudkan Visi-Misi Bupati yang tertuang dalam RPJMD di wilayah kerja masing masing,” ujarnya.
Pada momen pelantikan yang digelar pada 23 April 2026 lalu, sejumlah poin spesifik telah ditekankan Bupati Manggarai seperti pencegahan dan penanganan stunting, kasus gizi buruk, persiapan pelaksanaan Pilkades dan hal-hal berkaitan dengan fokus penggunaan Dana Desa.

Selain itu, camat juga diserukan agar mendekatkan pelayanan dengan mayarakat, Koordinasi dan kolaborasi dengan Forkompincam, koordinasi dan kolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, mensuskseskan pembanguan gerai kopdes/kel merah putih, memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar dan beberapa hal strategis lainnya.
“Sebagai Camat Cibal yang baru, saya berkomitmen untuk mensukseskan tugas-tugas umum pemerintahan, ketentraman dan ketertiban umum dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi kewenangan Camat,” bebernya.
Strategi Kerja Camat Bukti Perpanjangan Tangan Bupati
Alumni IPDN itu juga menjelaskan soal beberapa penekanan khusus yang ditugaskan Bupati Manggarai untuk menjadi perhatian khusus dalam tugas yang akan dijalankan.
Disebutkan, penekanan ini disampaikan atas tugas seperti membanguan koordinasi dan komunikasi intens dengan Kepala Puskesmas di wilayah Kec. Cibal Baik PKM Pagal maupun PKM Bea Mese, guna menemukan strategi dan pendekatan yang tepat dalam mencegah dan menangani kasus stunting dan gizi Buruk;
Selanjutnya, mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui kegiatan-kegiatan gotong royong, terutama dalam mewujudkan kecamatan Cibal yang ramah lingkungan.
Tugas berikutnya mengonsolidasikan persiapan pelaksana Pilkades dengan para Penjabat Kepala Desa dari desa- desa yang akan melaksanakan Pilkades, termasuk dengan Pihak keamanan dari TNI dan Polri yg ada di wilayah kecamatan Cibal guna mewujudkan Pilkades yang aman, tertib dan berkualitas.
Selain itu, camat juga diminta melakukan Koordinasi dan kolaborasi dengan stakeholder yg ada di wilayah kecamatan, seperti Forkompincam, Tokoh-tokoh Keagamaan, Tokoh Masayarakat, Tokoh-tokoh Adat dan Tokoh Pemuda untukk mewujudkan pemerintahan, ketentraman dan ketertiban umum serta pemberdayaan masyarakan yg berkeadilan.
Mereka juga diminta harus menetap di wilayah kecamatan, sebagai wujud komitmen kehadirkan pemerintah di tengah-tengah masyarakat serta melakukan koordinasi dan konsolidasi dgn Pemerintah Desa/Kelurahan dalam rangka percepatan kesediaan lahan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa/Kel Merah Putih.
“Saya menyadari bahwa komitmen dan strategi yang disampaikan sangatlah tidak Mudah. Karena itu, dukungan dari semua pihak terutama masyarakat kecamatan cibal sangat dibutuhkan,” ucapnya.
Kendati lanjut dia, tanpa dukungan masyarakat, apapun yang direncanakan oleh pemerintah akan menghadapi jalan terjal dalam upaya mewujudkannya.
“Akhirnya, saya mengajak seluruh elemen masyarakat kecamatan Cibal, mari kita bahu membahu, sama sama kita bangun Kecamatan Cibal menjadi lebih baik,” tutupnya. (**)
Laporan : Yhono Hande





