• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Stevi Harman Kritisi Kelalaian Kemenag Terhadap Nasib Guru di NTT

by Berita Flores
6 December 2024
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0

dr. Stevi Harman, Anggota DPD RI dapil Propinsi NTT. (Foto: Dok. pribadi/ Beritaflores).

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Stevi Harman, salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) baru-baru ini mengkritisi kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) yang dianggap lalai terhadap nasib para guru di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia mengatakan kelalaian tersebut berupa keterlambatan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi 453 guru agama dan pengawas guru agama di Kota Kupang sejak April 2024.

Sebab itu, di depan Menteri Agama ia mengungkap keprihatinannya terhadap persoalan yang menimpa para guru agama di Kota Kupang tersebut.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran TPG tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga mencederai semangat dan profesionalitas guru dalam melaksanakan tugasnya.

“Bagaimana kita bisa mendorong profesionalisme jika hak mereka saja tidak terpenuhi,” ujar senator asal NTT itu saat rapat kerja Komite III DPD RI bersama Menteri Agama yang berlangsung di Ruang Rapat Kutai, Gedung B DPD RI, Jakarta, pada Senin (2/12/2024).

Sehingga ia pun mendesak Menteri Agama agar segera mengambil langkah konkret dan memastikan alokasi anggaran yang memadai untuk pembayaran tunjangan profesi.

“Mereka sudah tujuh bulan belum mendapatkan tunjangan profesi. Itu perlu diperhatikan!,” tegasnya.

Lebih lanjut dokter muda itu menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Transparansi, ungkap dia, diharapkan mampu menciptakan akuntabilitas yang lebih baik sehingga setiap alokasi dana dapat diawasi dan dipertanggungjawabkan secara jelas.

Karenanya, ia pun menawarkan Kemenag untuk menggarap secara serius pembentukan sistem pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.

Sistem tersebut, urainya, harus dirancang secara komprehensif untuk memastikan penggunaan dana yang sesuai kebutuhan sekaligus mencegah potensi penyimpangan yang dapat merugikan sektor pendidikan.

Sebelumnya, Kepala kantor Agama Kota Kupang, Antonius Nggaa Rua, menjelaskan keterlambatan pembayaran TPG lantaran kekurangan anggaran biaya pada item anggaran belanja pegawai.

Persoalan tersebut, jelas dia, telah disampaikan ke Kementerian Agama melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT.

Menurutnya, kondisi kekurangan anggaran tidak saja terjadi pada Tunjangan Profesi Guru tetapi terjadi juga pada pegawai secara keseluruhan.

“Gaji juga kurang, kami uang makan kurang juga Tunjangan Profesi Guru,” pungkasnya.

Penulis: Heri Mandela.

Tags: DPD RIKementerian AgamaStevi Harman

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores