• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, June 16, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Stevi Harman Kritisi Kelalaian Kemenag Terhadap Nasib Guru di NTT

by Berita Flores
6 December 2024
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0

dr. Stevi Harman, Anggota DPD RI dapil Propinsi NTT. (Foto: Dok. pribadi/ Beritaflores).

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Stevi Harman, salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) baru-baru ini mengkritisi kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) yang dianggap lalai terhadap nasib para guru di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia mengatakan kelalaian tersebut berupa keterlambatan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi 453 guru agama dan pengawas guru agama di Kota Kupang sejak April 2024.

Sebab itu, di depan Menteri Agama ia mengungkap keprihatinannya terhadap persoalan yang menimpa para guru agama di Kota Kupang tersebut.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran TPG tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga mencederai semangat dan profesionalitas guru dalam melaksanakan tugasnya.

“Bagaimana kita bisa mendorong profesionalisme jika hak mereka saja tidak terpenuhi,” ujar senator asal NTT itu saat rapat kerja Komite III DPD RI bersama Menteri Agama yang berlangsung di Ruang Rapat Kutai, Gedung B DPD RI, Jakarta, pada Senin (2/12/2024).

Sehingga ia pun mendesak Menteri Agama agar segera mengambil langkah konkret dan memastikan alokasi anggaran yang memadai untuk pembayaran tunjangan profesi.

“Mereka sudah tujuh bulan belum mendapatkan tunjangan profesi. Itu perlu diperhatikan!,” tegasnya.

Lebih lanjut dokter muda itu menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Transparansi, ungkap dia, diharapkan mampu menciptakan akuntabilitas yang lebih baik sehingga setiap alokasi dana dapat diawasi dan dipertanggungjawabkan secara jelas.

Karenanya, ia pun menawarkan Kemenag untuk menggarap secara serius pembentukan sistem pengawasan yang lebih ketat terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.

Sistem tersebut, urainya, harus dirancang secara komprehensif untuk memastikan penggunaan dana yang sesuai kebutuhan sekaligus mencegah potensi penyimpangan yang dapat merugikan sektor pendidikan.

Sebelumnya, Kepala kantor Agama Kota Kupang, Antonius Nggaa Rua, menjelaskan keterlambatan pembayaran TPG lantaran kekurangan anggaran biaya pada item anggaran belanja pegawai.

Persoalan tersebut, jelas dia, telah disampaikan ke Kementerian Agama melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT.

Menurutnya, kondisi kekurangan anggaran tidak saja terjadi pada Tunjangan Profesi Guru tetapi terjadi juga pada pegawai secara keseluruhan.

“Gaji juga kurang, kami uang makan kurang juga Tunjangan Profesi Guru,” pungkasnya.

Penulis: Heri Mandela.

Tags: DPD RIKementerian AgamaStevi Harman

BacaJuga

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

13 June 2026

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua

12 June 2026

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

10 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

13 June 2026

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua

12 June 2026

Pemerintah Harus Hadir Bukan Sekadar Janji

12 June 2026

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

10 June 2026

BANYAK DIBACA

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

Pemerintah Harus Hadir Bukan Sekadar Janji

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores