• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

by Berita Flores
9 February 2026
in HEADLINE
A A
0

Ilustrasi Orang Hanyut - Foto: Unduhan Google

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITAFLORES – Seorang  Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial TS (56), warga Dusun Toda, Desa Lemarang, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT, hilang terseret arus sungai.

Kejadian itu dilaporkan  terjadi saat  korban pulang dari kebun dan hendak balik ke rumah miliknya pada Minggu 8 Februari 2026, siang sekitar pukul 13.30 WITA.

Kapolsek Reo, IPDA Joko Sugiarto dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan menerangkan jiia korban terseret arus sungai Wae Lokom yang berada di daerah itu.

Berdasarkan keterangan SM (37) selaku saksi mata di lokasi, peristiwa TS diseret arus sungai bermula saat ia berangkat menuju kebunnya sekitar pukul 09.30 WITA dengan menyeberangi sungai yang saat itu arusnya masih normal.

Namun, saat hendak pulang pada pukul 13.30 WITA, kondisi debit air sungai meningkat drastis akibat hujan.

“Saksi mata di lokasi, SM (37), sempat meneriaki korban agar tidak menyeberang karena arus yang sangat deras. Saksi bahkan berupaya memotong bambu sebagai alat bantu untuk korban berpegangan”, terang IPDA Joko.

‘”Saat saksi sedang menyiapkan bambu, korban terdengar berteriak meminta tolong dan seketika terbawa derasnya arus sungai hingga tenggelam”, ungkapnya.

Karena kejadian itu, jelas IPDA Joko, sekitar 30 warga sekitar langsung melakukan upaya pe ncarian di seoanjang bantaran sungai.

Pencarian ini kemudian dibantu tim Polairud Reo yang dipimpin oleh Kasat, AKP Yosef Suyitno Soloilur.

Walau demikian, pencarian terpaksa tidak dilanjutkan demi keselamatan fisik mengingat intensitas hujan yang masih sangat tinggi dan kondisi medan yang mulai gelap.

“Kami menyarankan warga untuk menghentikan sementara pencarian mengingat cuaca hujan lebat yang berisiko bagi tim. Pencarian gabungan secara besar-besaran akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi pukul 07.30 WITA,” katanya.

Personil Polsek Reo dan Tim Polairud Reo usai Melakukan Proses Pencarian – Foto: Dok.Polsek Reo

Ipda Joko Sugiarto juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Basarnas Labuan Bajo.

“Rencananya, lima personel Tim Basarnas akan diberangkatkan dari Labuan Bajo menuju TKP pada Senin pagi (09/02) pukul 05.00 WITA untuk memperkuat proses pencarian korban,” ujarnya.

Informasi terkahir yang diterima dari anggota di lapangan, ungkap IPDA Joko, korban saat ini telah ditemukan dan masih dalam proses evakuasi.

Pihak kepolisian mengimbau warga di sekitar bantaran sungai Wae Lokom untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (**)

Laporan: Adrianus Paju

Tags: KAPOLSEK REOLemarangorang hanyutpencarian orang hilangpencarian orang tenggelamsungai Wae Lokom

BacaJuga

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores