• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kunjungi Jerebuu, Melki Laka Lena Sentil Masalah Kemiskinan di NTT: ‘Harus Kami Benahi Kinerja Kami’

by Berita Flores
8 February 2026
in HEADLINE
A A
0

Gubernur NTT Kunjungi Keluarga YBR di Ngada - Foto: Meldo N

Share on FacebookShare on Twitter

NGADA, BERITAFLORES – Pada Sabtu 7 Februari 2026, Gubernur NTT Melki Laka Lena secara langsung mengunjungi keluarga dari YBR (10), siswa Kelas IV SD asal Kampung Dona, Desa Naruwolo Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada yang meninggal bunuh diri beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang sangat mendalam kepada para keluarga korban diantaranya Maria Goreti Te’a (Ibunda YBR), Wilhelmina Nenu (Nenek), Ardianus Niga (Kakak) dan Aulita F. Mbe’e (Kakak).

Gubernur Melki juga menyempatkan diri untuk mengunjungi makam YBR dan juga mendoakannya.

Turut mendampingi Gubernur NTT diantaranya Bupati Ngada Raymundus Bena, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, unsur Forkopimda, serta hadir pula Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov NTT diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Kanisius Mau dan Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT Agustinus Sigasare.

“Kepergian anak kita YBR ini bukan cuma duka bagi keluarga dan duka bagi warga di Ngada ini, tapi menjadi duka nasional. Kepergian YBR ini menjadi duka bagi kita semua. Sebagai wakil pemerintah pusat di sini, kami mohon maaf baru bisa hadir hari ini dan kami juga menyampaikan permohonan duka yang mendalam bagi keluarga,” kata Gubernur.

“Melalui peristiwa ini kami segenap jajaran pemerintahan menyadari kami masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi agar kasus seperti ini tidak terulang lagi. Harus kami benahi kinerja kami untuk mampu mengurus masyarakat dan kondisi setiap keluarga yang juga mengalami situasi seperti keluarga korban ini,” kata beliau.

”Kami mohon maaf dan mohon ampun semoga ke depan bisa bekerja sama dengan lebih baik terutama dalam menangani masalah kemiskinan. Bersama Bapak Presiden dan para menteri tentu kita ingin agar bekerja lebih baik lagi dalam tugas kami melayani masyarakat dengan segenap layanan publik yang harus diberikan dengan baik pada aspek pendidikan, aspek kesehatan, aspek ekonomi, untuk bisa kami kerjakan dengan baik,” jelas Gubernur.

Gubernur juga ingin agar semua aspek pranata sosial kemanusiaan dapat dijalankan dengan baik.

“Tentu bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh budaya, tokoh masyarakat, dan yang lainnya, kami nanti akan memastikan bahwa semua pranata yang kami miliki diantaranya pemerintahan, pranata sosial, adat budaya, keagamaan, dan lain-lain harus bisa bekerja maksimal untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menitipkan pesan agar semua masyarakat menjaga solidaritas dan empati antar sesama dalam kehidupan sosial.

“Saya titip agar solidaritas, kepedulian, kerja sama, gotong royong yang menjadi warisan nenek moyang kita terus kita jaga dan lestarikan untuk kita sekalian. Pemerintah pasti banyak kekurangan dan akan terus berbenah dan tentu warga masyarakat juga kita harapkan untuk baku jaga (saling melindungi), dan baku sayang (saling menyayangi) serta baku bantu (saling membantu),” ungkapnya.

“Terima kasih juga kepada para jurnalis media massa yang sejak awal sudah mengawal peristiwa ini dengan baik, memberitakan dengan baik, dan memberikan saran dan masukan serta kritik untuk membuat kami (pemerintah) bisa mengintrospeksi diri untuk dapat bekerja lebih baik dan berkembang lebih baik lagi,” tambah beliau.

 

Laporan: Adrianus Paju

Tags: Emanuel Melkiades Laka LenaGubernur MelkiGUBERNUR NTTkemiskinan di NTTkemiskinan ekstrimsiswa bunuh diri di NTT

BacaJuga

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores