• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, April 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Areal Kosong Lapas Dipakai Berkebun, Kreasi Pengelola Rutan Kelas IIB Ruteng Dukung Program Ketahanan Pangan

by Berita Flores
16 January 2026
in BERITA
A A
0

Rutan Kelas IIB Ruteng Panen Hasil Berbagai Jenis Tanaman Holtikultura - Foto: Y.Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng, Kabupaten Manggarai, gelar kegiatan panen raya hasil budidaya berbagai jenis tanaman holtikultura di areal kosong wilayah Rutan Kelas IIB Ruteng, pada Kamis, 15/01/2026.

Kegiatan panen raya ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Panen raya ini merupakan bagian dari pelaksanaan program aksi ketahanan pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Selain itu panen raya ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan agar berperan aktif dalam penguatan sektor pangan.

Kepala Rutan Ruteng, Saiful Buchori, menyampaikan bahwa pihak Rutan Kelas IIB mengelola dua lokasi pertanian, yakni lahan di kawasan SAE lapas lama dan lahan di dalam kompleks rutan.

Kedua lahan ini dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan tanaman hortikultura yang dikelola bersama warga binaan.

“Program ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan arahan Menteri sekaligus implementasi visi Presiden. Di Rutan Ruteng Kelas IIB, kami tidak hanya fokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan,” ujar Saiful.

Saiful juga menjelaskan bahwa, panen raya kali ini, Rutan Ruteng Kelas IIB  berhasil memanen komoditas kol dengan total produksi sekitar 50 kilogram.

“Sebelumnya, panen besar juga telah dilakukan untuk komoditas brokoli. Selain itu, kebun rutan ditanami berbagai jenis hortikultura lainnya seperti selada, cabai, pare, seledri, dan wortel, meskipun masih dalam skala terbatas,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa,  panen raya kali ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Sebagian hasil panen dari Rutan Ruteng disisihkan untuk disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Hasil panen raya hari ini untuk di  sumbangkan kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Ini bentuk empati dan solidaritas dari lingkungan pemasyarakatan,” ungkapnya.

Saiful juga mengatakan bahwa, dalam pengelolaan kebun, Rutan Ruteng melibatkan secara langsung 10 orang warga binaan, dengan pendampingan petugas rutan serta dukungan warga binaan lain yang memiliki pengalaman di bidang pertanian.

Bahkan, sejumlah pegawai magang dengan latar belakang keahlian pertanian turut ambil bagian sebagai penggerak kegiatan.

Menurut Saiful, keterlibatan aktif warga binaan membuktikan bahwa masa pembinaan tidak menghalangi mereka untuk tetap produktif dan berkontribusi positif.

“Hasil kebun yang kita lihat hari ini adalah buah dari kerja keras bersama. Ke depan, kami juga berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian jika memungkinkan, agar pengelolaan kebun semakin profesional dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dirinya juga mengakui tantangan terbesar selama proses penanaman adalah faktor cuaca yang tidak menentu. Pada tahap awal, diperlukan ketepatan dalam pengaturan bibit, pemupukan, dan pengairan.

Namun, berkat kerja sama dan kedisiplinan, seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik hingga menghasilkan panen yang memuaskan.

Sedangkan untuk pemupukan, Rutan Ruteng memanfaatkan campuran pupuk kompos berbahan dasar kotoran hewan yang diolah sendiri oleh warga binaan, kemudian dikombinasikan dengan pupuk kimia dalam komposisi tertentu.

“Pola ini dinilai efektif sekaligus menjadi sarana pembelajaran tentang pertanian ramah lingkungan. Lebih dari sekadar menghasilkan bahan pangan, program ini diarahkan sebagai media pembinaan mental dan keterampilan warga binaan,” paparnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, kemampuan bercocok tanam yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat serta mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana.

“Ke depan, pihak rutan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar program ketahanan pangan ini berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, masyarakat, dan negara,” tutupnya.

Diketahui, saat ini Rutan Kelas IIB Ruteng mengelola lahan pertanian seluas sekitar 480 meter persegi di dalam kompleks rutan dan sekitar 800 meter persegi di kawasan lapas lama.**

 

Laporan : Yhono Hande

Tags: holtikulturaketahanan panganpanen rayaRUTAN KELAS IIB RUTENG

BacaJuga

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Putaran Uang Agen Be Ju Bis@  Bank NTT Cabang Ruteng dan Wae Moro Capai 30 Miliar

29 April 2026

Expo Pendidikan V Manggarai Timur Resmi Dibuka, Dorong Generasi Unggul Berbasis Budaya

29 April 2026

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

28 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

Putaran Uang Agen Be Ju Bis@  Bank NTT Cabang Ruteng dan Wae Moro Capai 30 Miliar

29 April 2026

Expo Pendidikan V Manggarai Timur Resmi Dibuka, Dorong Generasi Unggul Berbasis Budaya

29 April 2026

BANYAK DIBACA

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Lantik 11 Kepala Puskesmas, Wabup Fabi Abu Serukan Masalah Stunting hingga Angka Kematian Ibu dan Bayi 

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

Saberkol pada Sejumlah Sekolah di Cibal, Kadis PPO Ingatkan Guru Tuntaskan Literasi Anak

Telan Dana Capai Rp 1 Miliar, Arlan Nala Desak Pemda Manggarai Segera Tuntaskan Polemik Air Minum Bersih di  Para Lando

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores