• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, June 17, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Wakil Gubernur NTT Mediasi Dua Kelompok Pemuda di Kalabahi, Hasilkan Kesepakatan Damai

by Berita Flores
19 September 2025
in HEADLINE
A A
0

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma lakukan mediasi dua kelompok pemuda di Kalabahi - Foto: Biro Pers Pemprov NTT

Share on FacebookShare on Twitter

BERITAFLORES – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma terus berupaya melakukan mediasi untuk mendamaikan dua kelompok pemuda yang sebelumnya sempat berkonflik yaitu Pemuda Welai Barat dan Pemuda Wetabua pada Kamis, (18/9/2025) sore di dua tempat sekaligus Welai Barat dan Wetabua – Kabupaten Alor.

Permasalahan tersebut dipicu pengeroyokan kepada seorang Pemuda Welai Barat atas nama Dimas Ma’anana. Untuk menyelesaikannya, Wakil Gubernur NTT didampingi Wakil Bupati Alor, mengunjungi kelompok pemuda di wilayah masing-masing untuk melaksanakan dialog demi terciptanya perdamaian antara kedua kelompok yang bertikai.

Dalam pertemuan dengan masyarakat Welai Barat, Wagub Johni berpesan agar perdamaian adalah satu-satunya jalan yang harus dilaksanakan demi terciptanya rasa aman dan tenang bagi masyarakat Kalabahi-Alor.

“Sebagai sesama keluarga, baik Welai Barat dan Wetabua, perdamaian adalah satu-satunya jalan untuk kembali menjalin hubungan baik sesama masyarakat Kalabahi untuk terciptanya rasa aman, nyaman, damai di Kabupaten Alor,” ucapnya.

Wagub johni menyampaikan diskusi tersebut dilaksanakan untuk menghentikan konflik sosial yang sedang terjadi sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Saya sudah memanggil perwakilan beberapa kolompok kemarin untuk berdiskusi, dan perwakilan kedua kelompok tersebut sama-sama memiliki keinginan untuk berdamai. Tentu saja saya datang berdiskusi kali ini, untuk menghentikan konflik antar kelompok pemuda dan tidak menimbulkan dampak serta kerugian yang makin besar,” ungkap Wagub Johni.

Wagub Johni juga mengajak kedua kelompok pemuda untuk tetap memberikan kepercayaan serta menyerahkan segala permasalahan untuk diselesaikan secara hukum.

“Permasalahan ini sementara diproses oleh pihak kepolisian secara hukum, dan diharapkan kita semua tetap percaya dengan proses hukum yang sedang berjalan. Saya bersama Wakil Bupati dan seluruh jajaran akan terus mengawal permasalahan ini, sehingga dapat diselesaikan seadil-adilnya,” ungkapnya.

Perwakilan Pemuda Walai Barat dalam kesempatan itu menyatakan kesiapannya untuk berdamai, dan berharap proses hukum dapat lebih responsif serta transparan.

“Mewakili kelompok pemuda Welai Barat, kami siap untuk berdamai. Namun Kami berharap ada atensi khusus kepada pihak kepolisian, untuk segera memproses masalah ini secara transparan serta cepat dalam penyelesaiannya,” jelasnya.

Menuju Wetabua

Setelah berdiskusi dengan kelompok Pemuda Welai Barat, Wagub Johni bersama Wakil Bupati Alor bergerak menuju wilayah Wetabua, untuk berdiskusi dan berdialog bersama warga di sana.

Di hadapan masyarakat Wetabua, Wagub Johni menegaskan, sebagai perwakilan pemerintah serta orang tua memiliki keinginannya untuk menyelesaikan konflik yang sempat memanas antara Pemuda Welai Barat dengan Pemuda Wetabua.

“Mewakili pihak pemerintah, serta orang tua di Kabupaten Alor saya ingin kedua kolompok pemuda dapat berdamai, sehingga terciptanya rasa aman, nyaman bagi masyarakat Kalabahi Kabupaten Alor,” ungkapnya.

“Saya juga ingin, sebagai sesama keluarga antara Pemuda Welai Barat dan Pemuda Wetabua dapat kembali hidup bersama dengan rukun, sehingga nantinya Pemuda Welai Barat dapat mengunjungi wilayah Wetabua untuk bergaul dengan rasa aman, begitu juga sebaliknya Pemuda Wetabua dapat mengunjungi Wilayah Welai Barat untuk berbaur serta bekerja sama,” tambah Wagub Johni.

Setelah berdiskusi, salah satu perwakilan Pemuda Wetabua menyampaikan bersedia untuk berdamai, serta menyerahkan dan mempercayai pihak kepolisian dalam menyelesaikan permasalahan secara hukum.

“Mewakili kelompok Pemuda Wetabua, kami sudah bersepakat untuk berdamai. Kami menyerahkan semua proses hukum kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikannya. Kami juga berdoa agar adik kami Dimas Ma’anana dapat segera sembuh dan pulih,” ucapnya. (**)

 

Laporan: Adrianus Paju

 

Tags: Johni Asadomakelompok pemuda di Kalabahiwakil gubernur NT

BacaJuga

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

Bupati Hery Nabit Resmi Laporkan Edi Hardum ke Polisi

30 May 2026

ARTIKEL TERKINI

379 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dilepaskan

17 June 2026

Dukungan Membludak Iringi Langkah Jurae ke Meja Panitia Pilkades Macang Tanggar

17 June 2026

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

13 June 2026

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua

12 June 2026

BANYAK DIBACA

Pemerintah Harus Hadir Bukan Sekadar Janji

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores