• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, September 16, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Meski Kasus Dugaan Perusakan Pagar Naik Penyidikan, Pemuda Poco Leok Tak Gentar Berjuang Tolak Proyek Geotermal

by Berita Flores
18 March 2025
in BERITA, HEADLINE, HUKUM
A A
0
Meski Kasus Dugaan Perusakan Pagar Naik Penyidikan, Pemuda Poco Leok Tak Gentar Berjuang Tolak Proyek Geotermal

Dua Koordinator Aliansi Pemuda Poco Leok (tengah) pose bersama pihak Kuasa Hukum sebelum diperiksa dalam gelar perkara dugaan perusakan pagar Kantor Bupati Manggarai. (Foto: Yondri Saputra/Beritaflores).

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Kasus dugaan perusakan pagar kantor bupati yang dilaporkan Kabag Umum Pemda Manggarai, Fransiskus Makarius Beka, kini telah naik status ke tahap penyidikan.

Laporan polisi tersebut bernomor: LP/B/77/III/2025/SPKT/RES MANGGARAI/POLDA NTT, Tanggal 3 Maret 2025, Tentang Kasus Perusakan Pagar Kantor Bupati Manggarai.

Dua koordinator dari Aliansi Pemuda Poco Leok, Kristianus Jaret dan Maksimilianus Neter, telah menjalani pemeriksaan di Polres Manggarai pada Senin, 17 Maret 2025.

Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan perusakan pagar Kantor Bupati Manggarai yang terjadi saat aksi demonstrasi menolak proyek geotermal di Poco Leok pada 3 Maret lalu.

Pemeriksaan keduanya sebagai saksi dilakukan oleh Penyidik Stanislaus Dea dan Patric Y. H. Kono dan berlangsung selama empat jam di ruangan Satreskrim Polres Manggarai.

Meski telah diperiksa Penyidik Polres Manggarai, Kristianus Jaret mengaku tak gentar untuk terus berjuang menolak proyek geotermal di Poco Leok.

Ia menegaskan, gerakan pemuda Poco Leok untuk menolak proyek geotermal tidak akan terhenti karena upaya kriminalisasi.

“Sebagai pemuda Poco Leok, napas perjuangan kami masih panjang. Meskipun ada upaya kriminalisasi, gerakan kami tidak akan terpengaruh,” ujarnya.

Kuasa Hukum Aliansi Pemuda Poco Leok, Valens Dulmin, menerangkan bahwa pemeriksaan dua kliennya berfokus pada jalannya aksi unjuk rasa serta insiden jatuhnya pagar kantor bupati.

“Pertanyaan yang diajukan penyidik tadi hanya seputar aksi demonstrasi tanggal 3 Maret dan pagar yang jatuh,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penyidik telah mengeluarkan tiga surat panggilan baru untuk warga Poco Leok lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Menurut Valens, saat ini pihaknya juga tengah melakukan berbagai kajian mendalam untuk mempersiapkan diri menghadapi langkah hukum selanjutnya.

Penulis: Yondri Saputra.

Tags: Aliansi Pemuda Poco Leok Tolak GeotermalGeotermal Poco LeokKasus Perusakan Pagar Kantor Bupati ManggaraiPemda Manggarai Lapor Polisi Pemuda Poco LeokPolres Manggarai

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores