• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, February 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Mencari Pemimpin Desa Siru yang Visioner

by Redaksi Berita Flores
17 September 2018
in HEADLINE, OPINI
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ibarat adu lari, Desa Siru sudah kalah sejak pistol star diletuskan. Teknik
berlari yang sudah kuno, membuat “pelari” Siru tertinggal jauh di lintasan.

Untuk mengejar ketertinggalan, “pelari” Siru memerlukan teknik baru agar dapat berlari tiga kali lebih cepat.
Teknik baru dalam berlari, hanya mungkin lahir jika Siru memiliki pemimpin yang visioner.

Seperti apa pemimpin visioner itu?. Bung Hatta pernah mengemukakan syarat seorang pemimpin visinoner dalam satu kalimat yang lugas, Iman yang teguh, watak yang kukuh, dan urat saraf yang kuat.

Disamping itu, pemimpin visioner adalah pemimpin yang mempunyai komitmen kerja cepat, kerja cerdas, dan yang tak kalah penting adalah kerja tuntas, serta bekerja cepat seperti mata.

Ia bukan sekadar mata yang bergerak secara acak, melainkan harus menjadi mata yang jeli melihat sesuatu yang belum terlihat atau bahkan sama sekali tidak terlihat rakyatnya.

Bukan itu saja, ia pun sanggup menyakinkan dan mengajak rakyatnya, untuk memperjuangkan pandangan masa depannya dengan penuh optimisme .

Untuk menjadi pemimpin bermata jeli, seorang pemimpin harus berkarakter, punya kredibilitas, menjadi inspirasi keteladanan dan mampu menumbuhkan harapan.

Mari kita elaborasi sedikit soal ini. Pertama, berkarakter. Pemimpin berkarakter tidak hanya mengandalkan pengalaman jabatan, jam terbang politik, dan deretan panjang aktivitas kemasyarakatan, tanpa catatan prestasi yang jelas dalam semua kiprahnya itu.

Pemimpin berkarakter adalah, pemimpin yang mampu membuat skenario masa depan bagi rakyat, dan memperjuangkan skenario itu dengan melakukan perubahan mendasar ditengah masyarakat.

Kedua, kredibilitas. Ini menyangkut komitmen, integritas, kejujuran, konsistensi dan keberanian seorang pemimpin untuk bertanggungjawab atas pilihannya.

Bukan jenis pemimpin dengan mental “tempe”, selalu ragu-ragu dan serba lambat mengambil keputusan diantara sekian banyak pilihan yang memang mustahil sempurna.

Pemimpin yang kredibilitasnya mumpuni, sejak semula berkuasa siap mempertanggungjawabkan kegagalan tanpa mencari kambing hitam. Ia lebih suka mencari apa yang keliru untuk diperbaiki ketimbang mencari siapa yang patut disalahkan.

Ketiga, inspirasi keteladanan. Boleh jadi ini aspek kepemimpinan yang terpenting, dan sekaligus teramat sulit untuk kita temukan kini. Banyak pemimpin yang gagal menjadi sumber inspirasi keteladanan.

Pemimpin yang inspiratif, semestinya sanggup secara otentik menunjukkan ketulusan satunya ucapan dengan tindakan, satunya seruan dengan pelaksanaan, satunya tekad dengan perbuatan.

Keempat, menumbuhkan harapan. Pemimpin yang memberi harapan adalah, pemimpin mampu menjadikan harapan rakyatnya sebagai roh kepemimpinannya.

Tidak sebaliknya, secara egois menjadikan harapan diri dan kelompoknya, seolah-olah sebagai harapan rakyatnya. Ada adigium yang menyangkut soal ini: “Kebijakan dan tindakan seorang pemimpin atas rakyat yang dipimpin, haruslah terkait langsung dengan kesejahteraan mereka.”

Titik sentral perubahan di Desa Siri ada pada kepemimpinan. Carut-marut keadaan yang kian tidak menentu ujung-pangkalnya lantaran desa ini sedang landa tsunami krisis kepemimpinan.

Kita tidak pernah kekurangan stok calon pemimpin. Buktinya, setiap musim pemilihan tiba, stok calon pemimpin berlimpah adanya. Tetapi kita jelas sedang dihantam paceklik panjang kepemimpinan.

Masyarakat Desa Siru tentu berharap bahwa, Pilkades yang di selenggarakan 27 September mendatang untuk memilih pemimpin yang bermata jeli dan visioner.

Oleh : Sumardi
Calon Kepala Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT Periode 2018 – 2024

Tags: DESA SIRUManggarai BaratPILKADES SIRU

BacaJuga

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

9 February 2026

Kunjungi Jerebuu, Melki Laka Lena Sentil Masalah Kemiskinan di NTT: ‘Harus Kami Benahi Kinerja Kami’

8 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores