• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, May 27, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Dampak Tak ada SPBU Harga BBM Eceran di Lamba Leda Meroket, Warga Titip Harapan ke PT Pertamina

by Berita Flores
27 May 2026
in BERITA
A A
0

Pemuda Asal Benteng Jawa, Paskalis F. Tofen - Foto: Dok. Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITAFLORES – Warga Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan PT Pertamina Patra Niaga untuk segera membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di wilayah mereka.

Hingga saat ini, Kecamatan Lamba Leda belum memiliki satu pun SPBU resmi. Kondisi ini memaksa warga membeli bensin eceran yang dijual menggunakan botol dengan harga mencapai dua kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi.

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir diduga berkaitan dengan penertiban penjualan bensin eceran oleh Polres Manggarai Timur.

Sejak penertiban dilakukan, banyak penjual eceran menutup lapaknya karena khawatir ditindak, sehingga akses warga terhadap BBM semakin terbatas.

Pemuda asal Benteng Jawa, Paskalis Farly Tofen, menyatakan bahwa kehadiran SPBU di tingkat kecamatan sudah menjadi kebutuhan dasar, bukan lagi pelengkap.

“Kehadiran sebuah SPBU di suatu wilayah itu sangat krusial, apalagi ini untuk skala kecamatan yang wilayahnya luas dan mobilitas warganya tinggi. Sangat memprihatinkan kalau sampai hari ini Lamba Leda belum punya satu pun SPBU resmi,” kata Tofen kepada media ini Senin, 25/5/2026.

Ia menjelaskan, ketiadaan SPBU resmi menghambat potensi ekonomi daerah sebab demi mendapatkan BBM, warga harus menempuh perjalanan 2 hingga 2,5 jam ke SPBU terdekat di Mano, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

“Bagaimana ekonomi mau maju kalau urusan paling dasar seperti bahan bakar saja kami harus bertaruh waktu berjam-jam ke kecamatan lain? Pemerintah dan Pertamina harus melihat ini sebagai prioritas,” ujar Tofen.

Warga menilai kondisi ini mengganggu aktivitas transportasi, pertanian, dan usaha kecil menengah. Pembelian bensin eceran menggunakan botol juga dinilai berisiko terhadap keselamatan.

Para tokoh masyarakat berharap Pemerintah Daerah Manggarai Timur segera berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk melakukan studi kelayakan dan mempercepat pembangunan SPBU di Lamba Leda. Kehadiran SPBU dinilai penting untuk menstabilkan harga, mencegah kelangkaan, dan mendorong perputaran ekonomi di kecamatan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, media juga masih berupaya meminta keterangan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga terkait kelangkaan BBM dan rencana pembangunan SPBU di Kecamatan Lamba Leda.

Laporan : Tim BF

Tags: BBM langkaKELANGKAAN BBMLamba LedaPertaminaSPBU

BacaJuga

Pemkab Manggarai Pertahankan Opini WTP untuk Kedelapan Kali Berturut-turut

27 May 2026

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

27 May 2026

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

25 May 2026

PMKRI Cabang Ruteng Siap Sukseskan Kongres XXXIV dan MPA XXXIII

25 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Dampak Tak ada SPBU Harga BBM Eceran di Lamba Leda Meroket, Warga Titip Harapan ke PT Pertamina

27 May 2026

Pemkab Manggarai Pertahankan Opini WTP untuk Kedelapan Kali Berturut-turut

27 May 2026

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

27 May 2026

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

25 May 2026

BANYAK DIBACA

Dituding Terima Aliran Dana Dugaan Korupsi Jefrin Haryanto, Bupati Manggarai Bakal Seret Edi Hardum ke Polisi

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

Akses Jalan Ruteng–Iteng Kembali Normal 

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

Pemkab Manggarai Kerahkan Sejumlah Alat Berat Tangani Longsor di Jalur Ruteng–Iteng

Longsor Lumpuhkan Akses Lalu Lintas di Ruas Jalan Ruteng – Iteng

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores