• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Saturday, May 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bawang Merah Cocok di Daerah Dingin Manggarai, Anggota DPRD Usulkan Program Percontohan

by Berita Flores
30 May 2026
in BERITA
A A
0

Bawang Merah Cocok di Daerah Dingin Manggarai, Anggota DPRD Usulkan Program Percontohan - Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Budidaya bawang merah kini mulai menunjukkan hasil positif di wilayah beriklim dingin Kabupaten Manggarai. Kelompok tani di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, berhasil membudidayakan bawang merah dan dalam waktu dekat siap memasuki masa panen.

Salah satu anggota kelompok tani, Stanislaus Wera di Desa Meler Kecamatan Ruteng, Senin (25/05), menjelaskan bahwa bawang merah yang mereka tanam tidak berbeda dengan bawang merah yang selama ini dibudidayakan di wilayah lain di Manggarai.

“Usia perawatan bawang merah ini sekitar 60 sampai 70 hari. Satu umbi bisa menghasilkan 20 sampai 25 biji,” jelas Stanis.

Keberhasilan budidaya bawang merah di daerah dingin tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Aleksius Armanjaya, Politisi yang akrab disapa Lexy itu hadir bersama Dinas Pertanian dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Ruteng untuk melihat langsung perkembangan tanaman bawang merah di Desa Meler.

“Saya percaya bahwa setiap tanah punya potensi. Bukan jenis tanah yang menentukan hasil panen, tetapi cara kita memperlakukannya. Dengan sentuhan pengelolaan yang tepat, lahan ini mampu menghasilkan bawang merah yang segar, beraroma kuat, dan bernilai jual tinggi,” ujar Lexy.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Manggarai itu menilai, budidaya bawang merah di wilayah dingin dapat menjadi salah satu pilar peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kelompok tani bawang merah Desa Meler menjadi bukti bahwa jika bisnis dan budidaya bawang ini dikelola dengan baik, maka akan menguntungkan dan membawa kesejahteraan bagi rakyat,” tambahnya.

Karena itu, Lexy meminta Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai untuk mulai mengembangkan budidaya bawang merah di wilayah dingin dalam skala yang lebih besar melalui program percontohan atau pilot project.

Ia mengusulkan agar Dinas Pertanian bersama para PPL di Kecamatan Ruteng membentuk pilot project di 10 desa di Kabupaten Manggarai yang secara khusus mengembangkan budidaya bawang merah seperti yang dilakukan kelompok tani di Desa Meler.

“Desa-desa itu nantinya menjadi desa binaan yang mendapat perhatian khusus dari Dinas Pertanian,” katanya.

Lexy juga mendorong pemerintah daerah agar serius mengoptimalkan potensi kelompok tani bawang merah di wilayah dingin.

“Dinas Pertanian harus mengoptimalkan kelompok tani ini dan tancap gas mengelola budidaya bawang merah di daerah dingin,” tutup anggota DPRD dari daerah pemilihan Ruteng, Lelak, dan Rahong Utara tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdy Ampur, menyambut baik keberhasilan budidaya bawang merah di Desa Meler. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa wilayah dataran tinggi di Manggarai memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas hortikultura, termasuk bawang merah.*

“Ini menjadi pengalaman penting bagi kita bahwa bawang merah ternyata mampu tumbuh dan berproduksi dengan baik di daerah dingin. Ke depan tentu akan kita evaluasi dan kembangkan secara bertahap bersama para penyuluh dan kelompok tani,” ujar Ferdy

Ia menambahkan, Dinas Pertanian siap mendukung pengembangan budidaya bawang merah melalui pendampingan teknis, penyediaan bibit, hingga penguatan kapasitas kelompok tani.

“Kami berharap budidaya ini dapat menjadi alternatif peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.**

Tags: bawang merah

BacaJuga

Bupati Hery Nabit Resmi Laporkan Edi Hardum ke Polisi

30 May 2026

Dinas Pertanian Manggarai Siap Salurkan 51 Unit Alsintan untuk Poktan

30 May 2026
Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

28 May 2026

Dampak Tak ada SPBU Harga BBM Eceran di Lamba Leda Meroket, Warga Titip Harapan ke PT Pertamina

27 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Bupati Hery Nabit Resmi Laporkan Edi Hardum ke Polisi

30 May 2026

Bawang Merah Cocok di Daerah Dingin Manggarai, Anggota DPRD Usulkan Program Percontohan

30 May 2026

Dinas Pertanian Manggarai Siap Salurkan 51 Unit Alsintan untuk Poktan

30 May 2026
Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

28 May 2026

BANYAK DIBACA

Dituding Terima Aliran Dana Dugaan Korupsi Jefrin Haryanto, Bupati Manggarai Bakal Seret Edi Hardum ke Polisi

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

Akses Jalan Ruteng–Iteng Kembali Normal 

Dampak Tak ada SPBU Harga BBM Eceran di Lamba Leda Meroket, Warga Titip Harapan ke PT Pertamina

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores