• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, July 28, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua

by Berita Flores
12 June 2026
in BERITA, SOSIAL BUDAYA
A A
0

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua - Foto: Yhono Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Hari Ulang Tahun (HUT) ke 1 tahun kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Liang Bua desa Liang Bua kecamatan Rahong Utara di warnai atraksi tarian ‘caci’ dari Komunitas Laki Caci Manggarai (LCM). Rabu (10/6/26) kemarin

Dalam atraksinya yang bertempat di Liang Nggalang itu, dua kelompok pemuda yang  berbeda saling berhadapan. Disana mereka berhasil tampil memukau di hadapan ratusan wisatawan yang mendatangi lokasi itu.

Disana tampak Satu orang bertindak sebagai pemukul (paki) menggunakan cambuk dari kulit kerbau (larik), sementara yang lain bertindak sebagai penangkis (ta’ang) menggunakan perisai (agung) dan bambu melingkar (bowo). Mereka  memainkan keduanya dengan hentakan yang cepat dan keras.

Meski luka cambuk yang diterima para pemain Caci terlihat menyeramkan, namun aksi yang hanya dilakukan oleh para pemain profesional ini berhasil memukau ratusan pasang mata yang memadati lokasi pertunjukan.

Luka bilur dan tetesan darah di badan sama sekali tidak menyurutkan semangat bertarung, melainkan justru menjadi simbol ksatria dan sportivitas yang tinggi.

Caci bukan sekadar tontonan adu fisik atau kekerasan, namun bagi masyarakat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tradisi ini merupakan ritual adat yang sarat akan makna filosofis, lambang penghormatan dalam menyambut tamu-tamu kehormatan.

Suasana semakin semarak dengan iringan tabuhan gendang, gong, serta nyanyian adat (nenggo) yang membakar adrenalin para pemain untuk menari (loke) sebelum dan sesudah melepaskan cambukan.

Keberanian dan eksotisme yang ditampilkan dalam permainan Caci ini terbukti sukses menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Liang Bua.

Banyak penonton yang bergidik ngeri saat mendengar bunyi cambukan yang menggelegar, namun mereka tetap terpaku menyaksikan jalannya laga hingga usai.

Lea salah satu wisatawan asal Perancis mengaku terpukau dengan ritme musik gong dan gendang, serta ketangkasan para penari dalam mencambuk dan menangkis.

Menurutnya, perpaduan antara suara instrumen tradisional dan gerak dinamis para penari menciptakan atmosfer yang luar biasa dan belum pernah ia saksikan di tempat lain.

“Musik dan gerakannya sangat bertenaga. Ada ketegangan saat cambuk diayunkan, namun semuanya dilakukan dengan penuh rasa hormat dan kegembiraan. Ini adalah pengalaman budaya yang sangat berkesan bagi saya,” ujar Lea dengan nada kagum saat diwawancarai wartawan di sela-sela pertunjukan.

Sementara, Ketua Pokdarwis Liang Bua, Ignasius Paur mengatakan tarian Caci yang dibawakan pemuda desa Liang Bua dan Komunitas LCM dalam memeriahkan HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua.

Tarian Caci tersebut sengaja dipertontokan kepada para wisatawan yang datang berkunjung ke situs purbakala Homo Floresiensis tersebut.

Selain sebagai bentuk syukur atas eksistensi Pokdarwis selama setahun terakhir, atraksi ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali gairah pariwisata berbasis budaya di Manggarai.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap pengunjung. Liang Bua tidak hanya tentang sejarah dan batu gua, tetapi juga tentang kekayaan tradisi yang masih dirawat oleh generasi mudanya,” ujar Ignasius.

Ignasius pun berkomitmen untuk terus berinovasi dan konsisten menyajikan paket wisata budaya secara berkala, guna menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke depannya.**

Laporan : Yhono Hande

Tags: budaya cacicaciPokdarwis Liang Bua

BacaJuga

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

28 July 2026

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

27 July 2026

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

27 July 2026

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

17 July 2026

ARTIKEL TERKINI

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

28 July 2026

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

27 July 2026

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

27 July 2026

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

17 July 2026

BANYAK DIBACA

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

Tiba di Kupang, Gubernur Melki Sambut Kedatangan Kepala Kejati Baru NTT Roch Adi Wibowo

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores