RUTENG, BERITA FLORES – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Fraksi Partai Demokrat, Largus Nala, menawarkan investor PT Agro Porang Nusantara (APN) untuk beroperasi di wilayah Cibal Barat.
Tawaran itu disebutnya sebagai langkah antisipasi jika keberadaan APN menemukan kendala atau jalan buntu akibat isu penolakan masyarakat di Kecamatan Reok.
“Kalau masyarakat atau warga sekitar pabrik porang di Kecamatan Reo keberatan dengan kehadiran pabrik itu, maka saya mengajak investor untuk membuka pabrik di Kecamatan Cibal Barat,” ujar politisi muda yang kerap disapa Arlan itu kepada Beritflores, Kamis 30 April 2026.
Sebagai wilayah industri, beber Arlan, porang yang menjanjikan teradapat beberapa keunggulan utama yang dimiliki Cibal Barat untuk meyakinkan investor sebagai wilayah industri porang yang menjanjikan.
Bagi Arlan, wilaya Cibal Barat juga bisa menjamin ketersediaan lahan kosong yang jauh dari pemukiman warga namun memiliki akses dekat dengan sumber mata air.
Selain itu, ketersediaan bahan baku sangat melimpah, di mana saat ini 50 persen porang yang dipasarkan warga merupakan hasil alam liar yang belum terkelola secara maksimal.
“Cibal Barat adalah wilayah potensial. Jika budidaya dilakukan tertata dengan baik, wilayah ini akan menjadi penyuplai porang unggulan di Manggarai. Keberadaan pabrik akan mempermudah jalur distribusi dari lahan petani,” terang Arlan.
Secara geografis, beber dia, Cibal Barat dinilai sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Kecamatan Reok Barat yang merupakan lumbung porang nomor satu di Manggarai saat ini.
Apalagi, sebutnya, wilayah tersebut juga terkoneksi langsung dengan kantong-kantong penghasil porang lainnya seperti Rahong Utara, Cibal, serta Ndoso di Kabupaten Manggarai Barat.
Upaya penawaran ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi iklim investasi di Kabupaten Manggarai, baik tetap berlanjut di Kecamatan Reok maupun mempertimbangkan potensi besar di Cibal Barat.**
Laporan : Yhono Hande






