• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

PTTEP dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo

by Berita Flores
12 April 2026
in BERITA
A A
0
PTTEP dan Kementerian Pangan Resmikan Fasilitas Pengolahan Sampah di Labuan Bajo - Foto: Ist
Share on FacebookShare on Twitter

LABUAN BAJO, BERITA FLORES – PTTEP Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, secara resmi meresmikan Fasilitas Pengolahan Sampah Organik dan Pusat Edukasi di Labuan Bajo.

Inisiatif ini telah dilaksanakan sejak tahun 2024 dan menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah berkelanjutan di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia.

Fasilitas ini dirancang untuk mengolah sampah organik menjadi produk bernilai guna sekaligus berfungsi sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat, sekolah, dan para pemangku kepentingan lokal.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah, mendorong praktik ekonomi sirkular, serta meningkatkan kesadaran lingkungan di seluruh wilayah Labuan Bajo. Dilengkapi dengan teknologi yang tepat guna serta didukung oleh operasional berbasis masyarakat, fasilitas ini memastikan bahwa sampah organik dikelola secara efisien dan berkelanjutan mulai dari sumber hingga proses pengolahan.

“Melalui inisiatif ini, kami bertujuan untuk menciptakan dampak lingkungan dan sosial dengan memberdayakan masyarakat agar dapat mengelola sampah secara bertanggung jawab. Fasilitas ini tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah, tetapi juga pada pembangunan kesadaran, perubahan perilaku, serta penumbuhan budaya keberlanjutan yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Grinchai Hattagam, General Manager PTTEP Indonesia.

Perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga menyampaikan, ‘‘Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Grinchai dan PTTEP Indonesia.

Kunjungan kita ke fasilitas pemilahan dan pengolahan sampah hari ini menunjukkan bahwa ekonomi sirkular dapat diterapkan secara nyata di masyarakat.” Ujar Rofi Alhanif.

Sampah yang dikelola dengan baik tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjaga lingkungan. Meskipun terlihat sederhana, pengelolaan sampah memiliki dampak besar, termasuk terhadap perubahan iklim. Perubahan ini dapat dimulai dari diri kita sendiri, melalui kebiasaan memilah sampah organik dan non-organik.

Aloysius Lahi perwakilan Asisten III Pemerintah Daerah Manggarai Barat menyampaikan bahwa Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas nasional terus berkembang pesat. Peningkatan aktivitas pembangunan, pertukaran barang, serta kunjungan wisatawan dari berbagai negara tentu membawa dampak, termasuk terhadap pengelolaan lingkungan.

Berdasarkan data, timbulan sampah di Manggarai Barat pada tahun 2025 mencapai 53.768,70 ton, dengan kapasitas pengelolaan sekitar 30.000 ton per tahun. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk meningkatkan pengelolaan sampah secara lebih optimal.

“Pada kesempatan ini, Pemerintah Manggarai Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PTTEP Indonesia atas inisiatif Program Positif Bajo. Program ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan Labuan Bajo yang bersih dan berkelanjutan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pengolahan sampah yang telah tersedia dengan sebaik-baiknya,” ujar Lahi.

Selain fungsi operasionalnya, Pusat Edukasi ini akan menyelenggarakan pelatihan rutin, lokakarya, serta program sosialisasi yang menyasar pelajar, praktisi pengelolaan sampah, dan masyarakat lokal. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas serta mendorong penerapan solusi praktis yang dapat diadopsi pada tingkat rumah tangga maupun komunitas.

Elisabeth Setiani, Kepala Sekolah TK Pembina megatakan bahwa,

“Kami merasa sangat beruntung dan senang dapat dilibatkan dalam Program Positif Bajo. Dampaknya sangat terasa, baik bagi anak-anak maupun orang tua murid,” ungkapnya.

Sebelumnya, anak-anak TK Pembina belum begitu peduli terhadap sampah. Namun setelah mengikuti program ini, mereka mulai belajar bagaimana mengelola dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Bahkan, mereka dapat merasakan langsung manfaatnya, ketika sampah yang dikumpulkan dapat ditukar dengan sembako melalui kegiatan bazar di sekolah.

PTTEP Indonesia merupakan perusahaan minyak dan gas asal Thailand yang secara aktif mendukung berbagai inisiatif lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasinya. Keterlibatan perusahaan dalam program pengelolaan sampah di Labuan Bajo mencerminkan strategi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang lebih luas dalam menjawab tantangan lingkungan sekaligus menciptakan nilai bersama bagi masyarakat.**

Laporan : Yhono Hande

Tags: Kementerian Bidang PanganLabuan Bajopengolahan sampahPTTEP

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores