RUTENG, BERITA FLORES – Pemerintah kabupaten Manggarai memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai tetap membuka posko bersama pasca masa libur panjang dalam rangka menyambut dua perayaan besar keagamaan, Idul Fitri dan Paskah 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir melayani masyarakat meskipun bertepatan dengan masa libur nasional.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai Herybertus G. L Nabit saat ditemui di Stadion Golo Dukal usai memimpin kegiatan kerja bakti bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN, Jumat (13/3/2026).
Menurut Bupati Hery, posko bersama akan diaktifkan guna mengantisipasi berbagai keluhan atau kendala yang mungkin dihadapi masyarakat selama periode libur panjang.
“Kami tetap lakukan buka posko bersama di halaman kantor Bupati Manggarai. Sementara, untuk jadwal piket. Saya minta ada keterwakilan dari masing-masing dari setiap OPD yang ada. Karena jadwal liburan kali ini cukup panjang,” katanya.
Bupati Hery Nabit juga secara tegas bahwa, kehadiran pemerintah tetap diperlukan meskipun sedang dalam masa libur.
Dengan itu, sistem piket akan diatur agar pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat tetap berjalan.
“Tidak bisa juga kalau ada keluhan atau pengaduan, lalu pemerintah sedang libur. Tidak begitu. Pemerintah tetap harus hadir meski bertepatan dengan hari libur,” tegasnya.
Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan jadwal hari libur dan cuti bersama nasional tahun 2026. Pada bulan Maret 2026, cuti bersama dimulai sejak Rabu, 18 Maret hingga 31 Maret 2026.
Pada tanggal 18 dan 19 Maret ditetapkan sebagai cuti bersama dalam rangka perayaan Tahun Baru Saka atau Hari Suci Nyepi. Sementara itu, umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idulfitri setelahnya.
Selanjutnya, pada awal April 2026, umat Katolik akan merayakan rangkaian Paskah yang dimulai dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah yang jatuh pada 5 April 2026.
Dengan dibukanya posko bersama ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap masyarakat tetap dapat menyampaikan berbagai keluhan atau kebutuhan pelayanan selama masa libur panjang, sekaligus memastikan situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif menjelang dua perayaan keagamaan besar tersebut.**
Laporan: Yhono Hande





