• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

by Berita Flores
9 February 2026
in HEADLINE
A A
0

Korban Berhasil Ditemukan dengan Kondisi Meninggal Dunia sekitar 1 km dari Lokasi Kejadian - Foto: Dok. Polsek Reo

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITAFLORES – Theresia Siba, Ibu Rumah Tangga (IRT) yang dilaporkan hilang usai terseret arus sungai Wae Lokom di wilayah Lemarang, Kecamatan Reoi Barat, Manggarai, berhasil ditemukan pada Senin 9 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 WITA.

Sebelum ditemukan Theresia dilaporkan terseret arus sungai sepulang dari kebun miliknya yang berada di seberang sungai.

Ia lalu hendak pulang ke rumah dan memaksa menerobos aliran sungai hingga dinyatakan terseret lalu hilang di area bantaran sungai itu pada Minggu, 8 Februari, kemarin.

IRT berusia 56 tahun itu merupakan seorang warga beralamat Dusun Toda, RT 05 RW 03, Desa Lemarang.

Sehari usai pencarian, Bhabinkamtibmas Desa Lemarang serta seorang personel TNI-AL dibantu warga sekitar akhirnya menemukan jasad Theresia sekitar 1 km dari titik awal ia terseret arus.

“Jenazah korban berhasil ditemukan oleh seorang warga bernama Yohanes Leonardi (35), seorang petani asal Dusun Toda”, ungkap Kapolsek Reo, IPDA Joko Sugiarto dalam keterangan yang diterima Beritaflores, Senin sore.

Dijelaskan IPDA Joko, saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dan dalam posisi tersangkut pada bebatuan dan batang kayu yang melintang di sungai.

Selain itu, pakaian dan sarung yang dikenakan korban telah terlepas dari tubuh korban.

“Ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi awal terhanyut”, terangnya.

Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi menuju rumah duka di Dusun Toda, Desa Lemarang.

“Pihak keluarga korban yang diwakili oleh suami korban menyatakan menerima dengan ikhlas kematian korban sebagai takdir Tuhan, serta menolak dilakukan autopsi dan tidak menuntut proses hukum. Sebagai bentuk pernyataan resmi, keluarga korban telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan penuntutan hukum”, terangnya.

IPDA Joko dalam keterangan sebelumnya yang diterima Beritaflores menjelaskan kronologis terseretnya korban Theresia di sungai itu.

Jelas Dia, kronologis berdasarkan keterangan SM (37) selaku saksi mata di lokasi, peristiwa TS diseret arus sungai bermula saat ia berangkat menuju kebunnya sekitar pukul 09.30 WITA dengan menyeberangi sungai yang saat itu arusnya masih normal.

Namun, saat hendak pulang pada pukul 13.30 WITA, kondisi debit air sungai meningkat drastis akibat hujan.

“Saksi mata di lokasi, SM (37), sempat meneriaki korban agar tidak menyeberang karena arus yang sangat deras. Saksi bahkan berupaya memotong bambu sebagai alat bantu untuk korban berpegangan”, jelas IPDA Joko.

‘”Saat saksi sedang menyiapkan bambu, korban terdengar berteriak meminta tolong dan seketika terbawa derasnya arus sungai hingga tenggelam”, ungkapnya.

Karena kejadian itu, jelas IPDA Joko, sekitar 30 warga sekitar langsung melakukan upaya pe ncarian di seoanjang bantaran sungai.

Pencarian ini kemudian dibantu tim Polairud Reo yang dipimpin oleh Kasat, AKP Yosef Suyitno Soloilur.

Walau demikian, pencarian terpaksa tidak dilanjutkan demi keselamatan fisik mengingat intensitas hujan yang masih sangat tinggi dan kondisi medan yang mulai gelap.

“Kami menyarankan warga untuk menghentikan sementara pencarian mengingat cuaca hujan lebat yang berisiko bagi tim. Pencarian gabungan secara besar-besaran akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi pukul 07.30 WITA,” katanya.

Ipda Joko Sugiarto juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Basarnas Labuan Bajo.

“Rencananya, lima personel Tim Basarnas akan diberangkatkan dari Labuan Bajo menuju TKP pada Senin pagi (09/02) pukul 05.00 WITA untuk memperkuat proses pencarian korban,” ujarnya. (**)

Laporan: Adrianus Paju

Tags: KAPOLSEK REOkorban terseret arus sungaiPolsek Reosungai Wae Lokomterseret arus sungai

BacaJuga

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores