• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, November 5, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dari Pria Asal Poco Leok

by Berita Flores
24 September 2025
in HEADLINE
A A
0

Ilustrasi Hubungan Seksual - Foto: Unduhan Google

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITAFLORES –Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Manggarai terus didalami pihak Kepolisian resort Manggarai, NTT.

Kasus tersebut belakangan santer diberitakan media lantaran kisah hubungan intim antara wanita yang mengaku sebagai korban berinisial VAMP (28) dengan terduga pelaku berinisial AS (27) terkuak hingga berujung laporan polisi.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Beritaflores dari pihak Polres Manggarai, VAMP sendiri merupakan wanita asal Manggarai Timur, sementara AS yang dilaporkan berasal dari wilayah Poco Leok tepatnya di Lungar, Desa Lungar, Kecamatan Satar Mese.

AS dipolisikan VAMP lantaran ingkar janji  menjadikan VAMP sebagai istri. Padahal, janji menikahi VAMP merupakan syarat atas hubungan intim yang telah dua kali mereka lakukan.

Kesal dengan sang lelaki, VAMP didampingi oleh keluarganya lalu mengadu kepada pihak Polres Manggarai pada tanggal 17 September 2025.

Bukti pengaduan ini lalu teregistrasi sebagai peristiwa dugaan tindak pidana kekerasan seksual dengan Nomor polisi : LP/B/236/IX/2025/SPKT/RES MANGGARAI/POLDA NTT, tanggal 17 September 2025.

Atas kasus ini, pihak Polres Manggarai menerangkan jika telah melakukan pemanggilan terhadap korban serta tiga orang saksi lainnya.

“Untuk saat ini kasusnya dalam tahap penyelidikan, pak,” ungkap Paur Humas, IPTU I Made Budiarsa menerima konfirmasi Beritaflores, pada Rabu  24 September 2025.

Meskipun, terang Made, agenda pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap terduga pelaku AS belum dijadwalkan, namun pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap VAMP serta beberapa orang saksi lainnya.

“Korban dan 3 orang saksi sudah diambil keterangan,” tutup Made menerangkan.

Sebagaimana diterbitkan Beritaflores pada edisi sebelumnya, peristiwa tersebut dilaporkan VAMP terjadi sejak bulan Januari 2025 lalu.

Kala itu, VAMP dan AS melakukan hubungan badan layaknya suami istri dirumah milik seseorang berinisial YI degan alamat di Lungar dan pelaku menjanjikan akan menikahi korban.

Tak hanya itu, pada tanggal 03 Juli 2025 di tempat yang sama itu, pelaku lalu mengajak korban kembali berhubungan badan layaknya suami istri dan hal yang sama juga pelaku jajikan akan menikahi korban.

Sayangnya, terduga pelaku ingkar janji usai pihak korban mendatangi rumahnya untuk meminta pertanggungjawaban.

Hal inilah dijadikan penyebab mengapa VAMP dan keluarganya melayangkan laporan ke pihak Polres Manggarai. (**)

Laporan: Yono Hande

Tags: hubungan intim berujung laporan polisiingkar janji untuk menikahkasus kekerasan seksualPoco LeokPolres Manggaraipria asal Poco Leok dipolisikan

BacaJuga

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

2 October 2026
Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

2 October 2026
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

28 September 2026
Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Golkar Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai

Golkar Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai

3 November 2026

Sekolah Lapang Gempa Bumi di Manggarai, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

1 November 2026

Ngebut, Pengerjaan Proyek Revitalisasi Rp 2,1 Miliar di SMPN 1 Cibal  Dipastikan Rampung Sesuai Deadline

1 November 2026
Stefany Emilia Diharjo Didampingi Kuasa Hukumnya saat Berada di Halaman Kantor Polres Manggarai - Foto: Beritaflores

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

29 October 2026

BANYAK DIBACA

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

Ngebut, Pengerjaan Proyek Revitalisasi Rp 2,1 Miliar di SMPN 1 Cibal  Dipastikan Rampung Sesuai Deadline

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

Sekolah Lapang Gempa Bumi di Manggarai, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

Golkar Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores