• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, August 23, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Gubernur Melki: ‘Saatnya Kita Mulai Kerja Sama Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Stunting’

by Berita Flores
28 October 2025
in HEADLINE
A A
0

Gubernur Melki Laka Lena saat Membuka Dialog Kebangsaan di Aula Rumah Jabatan di Kupang - Foto: Gio

Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG, BERITAFLORES – “Kita mulai kerja bersama, bergandengan tangan, untuk menurunkan kemiskinan ekstrem dan stunting di NTT.”

Demikian disampaikan Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya saat membuka Dialog Kebangsaan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Penurunan Risiko Stunting dan Kick Off Road Map Konsorsium Tahun 2025–2028 di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin (27/10/2025) malam.

Dalam arahannya, Gubernur Melki Laka Lena mengatakan kegiatan yang mengusung tema “Mencintai Negeri dengan Peduli dan Berbagi” ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menuntaskan dua persoalan utama di NTT yaitu, kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Sejak sebelum dilantik, saya menghadiri pertemuan bersama para menteri, termasuk Mendukbangga. Presiden menugaskan agar penanganan stunting difokuskan di dua provinsi contoh, yaitu NTT dan Jawa Barat. Ini menunjukkan betapa pentingnya komitmen kita di daerah untuk menjawab tantangan tersebut,” ujar Gubernur Melki

Ia menegaskan bahwa Pemprov NTT tidak hanya berkomitmen secara wacana, tetapi telah menyiapkan langkah konkret yang dapat diukur dan diimplementasikan bersama pemerintah kabupaten/kota.

“Melalui Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), seluruh Kepala Daerah di 22 kabupaten/kota telah bergerak bersama. Tahun depan, kita akan menggerakkan dana desa secara gotong royong untuk membangun rumah layak huni. Rumah yang layak adalah fondasi keluarga sehat, dan menjadi indikator nyata turunnya angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan tenaga kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pemprov NTT telah memberikan pelatihan bagi lebih dari 10.000 kader Posyandu dengan 25 kompetensi dasar, serta mendorong gerakan One Village One Product (OVOP) untuk mendorong hilirisasi komoditas lokal, yang dipasarkan melalui NTT Mart,” tambahnya.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya membebaskan NTT dari kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Mari bahu membahu agar setiap pekerjaan membawa hasil nyata. Kita ingin NTT benar-benar bebas dari kemiskinan ekstrem dan stunting,” tegasnya.

Peluncuran Road Map Konsorsium 2025–2028 ditandai dengan penekanan tombol Kick Off secara bersama-sama, sebagai tanda dimulainya kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam apresiasi kepada para mitra yang berkontribusi aktif dalam gerakan Genting di NTT.

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, dr. Wihaji yang hadir secara virtual melalui Zoom menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah menindaklanjuti berbagai inisiatif nasional dengan semangat gotong royong.

“Stunting dan kemiskinan ekstrem ibarat dua sisi mata uang. Ini bukan masalah yang bisa diselesaikan sendiri, tapi harus dikerjakan bersama dengan target yang jelas,” tegasnya.

Ia menjelaskan empat langkah utama percepatan penurunan stunting, yaitu penuhan asupan gizi, dimana untuk program MBG akan disediakan Dapur SPPG khusus bagi ibu hamil dan balita, penyediaan air bersih, sanitasi dan pencegahan pernikahan dini.

“Harapan kami, setelah kegiatan ini, langkah nyata segera dilakukan di lapangan dan ada solusi serta inspirasi. Ke lapangan, selesaikan masalah bawa support yang bisa menyelesaikan stunting dan kemiskinan ekstrem sebagaimana arahan Presiden Prabowo. Harapannya program ini harus berdampak dan kasat mata,” jelas Mendukbangga menutup sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Adrianus Amheka, Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan lembaga vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (**)

Laporan: Adrianus Paju

Tags: atasi kemiskinan ekstrem dan stunting di NTTGubernur MelkiGubernur Melki Laka Lenakemiskinan ekstrem dan stunting di NTTkemiskinan ekstrem di NTTstunting di NTT

BacaJuga

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026
Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

4 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur Berubah Nama

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Tak Ada TPA, Sampah di Kota Reo Tak Terurus

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores