• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, August 6, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum Guru SMP Negeri 5 Welak Dipolisikan

by Berita Flores
14 August 2025
in HEADLINE, HUKUM
A A
0

Gambar Ilustrasi Tendang Orang - Foto: Unduhan Google.net

Share on FacebookShare on Twitter

LABUAN BAJO, BERITAFLORES – Seorang oknum guru berinisial HB asal Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, diduga menganiaya anak dibawah umur.

Dugaan penganiayaan itu dikabarkan terjadi di Dusun Weri, Desa Waka, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Selain guru HB yang saat ini aktif mengajar di SMPN 5 Welak, rekannya berinisial BJ juga disebut-sebut turut ikut dalam aksi brutal itu.

Kendati aksi itu dilakukan di luar jam sekolah, namun tindakan guru HB  tentunya dapat mencoreng nama dunia pendidikan.

Betapa tidak, seorang pendidik atau guru yang dikenal sebagai obor masyarakat mestinya selalu menjadi teladan, bukan sebaliknya dengan mempertontonkan aksi premanisme.

Korban aksi tak terpuji guru HB dan BJ ini diakui berinisial ISM (15 tahun), seorang remaja asal Dusun Weri, Desa Waka, Kecamatan Macang Pacar.

Korban ISM mengaku jika dirinya dianiaya guru HB dan BJ saat dirinya sedang asyik ngobrol bersama teman-temannya di rumah seorang warga bernama Daniel Jemalut.

ISM berkata, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (10/8/2025)sekitar pukul 13.00 Wita.

Sesaat sebelum kejadian, tiba-tiba guru HB datang menghampirinya dan langsung menarik kerah baju dari ISM.

Sesaat kemudian, pelaku BJ datang menyusul dan langsung mencekik leher ISM.

Saat bersamaan juga guru HB menendang ISM di bagian pinggangnya. Hal itu menyebabkan korban ISM sempat mengalami pusing dan mengaku trauma.

“Saat itu saya kaget. Tiba-tiba mereka (merujuk pada guru HB dan BJ) datang pukul dan dorong-dorong saya ke dinding rumah,” katanya.

Pengakuan korban ISM diperkuat lagi dengan keterangan seorang temannya bernama Sakri Akrianus Jehalu.

Sakri yang mengaku ada di tempat kejadiaan mengatakan jika saat itu guru HB dan BJ tiba-tiba datang mengamuk sembari menendang dan mencekik korban.

“Saya juga heran waktu itu, kok tiba-tiba main pukul,” tutur Sakri.

Usai ditendang dan dicekik, korban lalu digiring ke rumah milik Kornelis Nudi untuk meminta maaf.

Nampaknya masalah ini dipicu hal sepele lantaran sebelumnya sempat berselisih terkait saling melotot di jalan.

Walau demikian pengakuan ISM dan Sakri, Beritaflores belum berhasil menghimpun keterangan guru HB dan rekannya Bj sehingga berita ini masih memerlukan verifikasi lanjutan.

Lapor Polisi

Aksi guru HB dan rekannya BJ berujung laporan polisi. Laporan itu dilayangkan tiga hari kemudian pasca kejadian.

Albertus Jal, ayahanda korban ISM rupanya tidak menerima perlakuan guru HB dan BJ terhadap anaknya.

Ia lalu memprotes aksi guru HB serta rekannya BJ dengan melaporkannya ke Polsek Macang Pacar, pada Minggu 10 Agustus 2025 pagi.

Atas laporan itu, Polsek Macang Pacar selanjutnya mengarahkan Albertus ke Puskesmas Noa untuk lakukan visum terhadap ISM, anaknya.

Albertus lalu meminta Polisi agar segera menindaklanjuti proses hukum terhadap guru HB dan BJ.

“Biar ada efek jera. Biarkan proses hukum. Agar perbuatan mereka tidak terulang,” kata Albertus.

“Saya berharap polisi harus serius menangani persoalan ini. Saya sebagai orang tua sakit hati ketika anak saya dipukul begitu saja oleh pelaku yang nota bene orang berpendidikan,” kesalnya.

Terkait laporan Albertus, media juga telah berupaya menghubungi Kapolsek Macang Pacar, Ipda Petrus Belas Kasihan, namun belum terkonfirmasi.

Media juga telah berusaha menghubungi via saluran seluler, sayangnya belum mendapat jawaban. **)

Laporan bersama Adrianus Paju dan FS

Tags: guru aniaya anak di bawah umurguru dilaporkan ke polisiKasus Dugaan Penganiayaankasus guru aniaya anak di bawah umurKASUS PENGANIAYAANlapor polisipenganiyaaanPolsek Masang PacarSMP Negeri 5 Welak

BacaJuga

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

4 August 2026

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

4 August 2026

Masyarakat Diajak Ramaikan Car Free Day Perdana di Natas Labar Motang Rua

1 August 2026

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

1 August 2026

Paroki Ri’i Rayakan Pesta Emas 50 Tahun, Bupati Hery: Gereja jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun SDM

1 August 2026

BANYAK DIBACA

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

SDN Rabok-Manggarai Tersentuh Program Revitalisasi Rp 1,4 Miliar, Rehab dan RKB

Revitalisasi Sekolah Tahap I 2026 di Manggarai Akan Rampung Desember Mendatang

Masyarakat Diajak Ramaikan Car Free Day Perdana di Natas Labar Motang Rua

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores