• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, August 2, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Gubenur Melki Laka Lena Mengecam Keras Aksi Keji KKB Terhadap Warga NTT di Papua

by Berita Flores
24 March 2025
in HEADLINE
A A
0

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena - Foto: Unduhan Google.net

Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG, BERITAFLORES – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengecam keras aksi keji yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang menewaskan seorang guru asal NTT serta melukai tenaga kesehatan dan tenaga pendidik lainnya.

Kepada awak media di Kupang, Gubernur Melki mengungkapkan keprihatinannya atas insiden tragis yang menewaskan Rosalia Rerek Sogen, Guru asal Desa Persiapan Bantala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur.

Sejak menerima kabar pada Sabtu malam, dirinya langsung berkomunikasi dengan berbagai pihak di Papua dan Jakarta untuk memastikan kondisi situasi yang sebenarnya terjadi di Papua.

“Sebagai Kepala Daerah, saya sangat prihatin. Apalagi, saya sudah cukup mengenal situasi di Papua, termasuk banyak warga NTT yang bekerja dan mencari nafkah di sana. Ini menyentuh hati saya karena yang menjadi korban adalah warga NTT, ini duka bagi kita semua,” ujar Gubernur Melki Laka Lena, Senin 24 Maret 2025.

Gubernur Melki juga sedang mengupayakan untuk pemulangan jenazah korban ke kampung halamannya di Flores Timur.

“Tadi pagi saya sudah berkomunikasi dengan Bupati Flores Timur dan sejumlah tokoh NTT di Jayapura untuk mengatur pemulangan jenazah secepat mungkin. Warga NTT di Papua saat ini turut membantu proses tersebut,” jelasnya.

Gubernur Melki juga mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menjaga perdamaian serta tidak memperkeruh suasana.

“Semoga kedepan tidak lagi terjadi dan terulang kejadian seperti ini lagi. Mari kita jaga ketenteraman, keamanan dan persaudaraan di tanah Papua”, jelas Melki Laka Lena.

Diinformasikan sebelumnya, KKB dengan brutal menyerang para guru dan tenaga medis di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Jumat, 21 Maret 2025.

Dalam serangan keji itu,  Rosalina Rerek Sogen dikabarkan langsung meninggal dunia.

Jasad Rosalina dan ketujuh rekan lainnya yang berhasil selamat dari serangan itu kemudian dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri ke Jayapura, Papua pada Minggu, 23 Maret 2025, pagi.

Laporan: Adrianus Paju

Tags: aksi keji KKBaksi keji KKB di PapuaEmanuel Melkiades Laka LenaGUBERNUR NTTGubernur NTT mengecam keras aksi keji KKBKKBKKB di PapuaKKB Papuawarga NTT di Papua

BacaJuga

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Masyarakat Diajak Ramaikan Car Free Day Perdana di Natas Labar Motang Rua

1 August 2026

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

1 August 2026

Paroki Ri’i Rayakan Pesta Emas 50 Tahun, Bupati Hery: Gereja jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun SDM

1 August 2026

Revitalisasi Sekolah Tahap I 2026 di Manggarai Akan Rampung Desember Mendatang

1 August 2026

BANYAK DIBACA

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores