• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, December 17, 2025
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Respon Tuntutan Masa Aksi, Bupati Hery: ‘Tidak Ada Niat  Hancurkan Alam, Apalagi Merusak Budaya Warga Poco Leok’

by Berita Flores
4 March 2025
in HEADLINE
A A
0

Masa Aksi saat Beraudiens dengan Bupati Manggarai - Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITAFLORES – Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit, menegaskan jika dirinya atasanama pemerintah Kabupaten Manggarai tidak memiliki niat buruk dan tunggal sedikitpun untuk menghancurkan alam dan budaya masyarakat Poco Leok.

Bupati Hery berkata, tidak ada niat sedikitpun untuk mengganggu kenyamanan hidup, merusak alam apalagi merusak budaya di wilayah itu.

“Niat saya diawal itu menyediakan listrik untuk seluruh anak-anak Manggarai dimanapun berada. Sekali lagi saya tekankan, tidak ada niat sedikitpun mengganggu kenyamanan hidup, merusak alam dan lingkungan, apalagi budaya kita di Manggarai, karena tidak ada bedanya budaya kita di Poco Leok dengan seluruhnya di wilayah kabupaten Manggarai,” tegasnya.

Penegasan Bupati Hery ini disampaikan saat beraudiens dengan sekelomopok massa aksi mengatasnamakan ‘Pemuda Poco Leok’ di Aula Nuca Lale, kantor Bupati Manggarai, pada Senin 3 Maret 2025.

Saat beraudiens dengan masa aksi, Tadeus Sukardi, salah satu dari masa aksi menyinggung soal adat warga setempat dan meminta kepada Bupati Hery agar Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi (Penlok) pembangunan proyek Geothermal Poco Leok, dicabut kembali.

Bupati Hery lalu merespon pernyataan tersebut dengan mengatakan jika pihaknya menerbitkan SK Penlok pembangunan proyek Geothermal di wilayah Poco Leok, telah melewati semua tahapan sejak awal.

“Di awal sejauh yang saya bisa pahami, tidak banyak orang yang menolak tetapi dalam perjalanannya ada banyak perubahan-perubahan, ya kita pahami juga perubahan-perubahan itu. Hal ini yang terus kita dialoq secara terus menerus. Kehadiran Pemuda Poco Leok saat ini langkah baru untuk membuka ruang komunikasi. Di waktu-waktu mendatang kami bisa berkunjung kesana (Poco Leok) untuk membicarakan terus hal ini,” katanya.

Sementara terkait adat, Bupati Hery Nabit menyebut jika diawal kegiatan tersebut pemerintah daerah kabupaten Manggarai telah melakukan berbagai proses seperti ‘Tabe Gendang’.

“Dan sudah digelar. Awal menurut saya tidak terlalu banyak penolakan namun ada, saya tidak mengatakan semua menerima. Kita mengakui ada penolakan tetapi tidak terlalu banyak. Itu yang kemudian pemerintah memutuskan untuk jalan terus tetapi disi lain tetap membangun komunikasi dan tidak pernah menutup komunikasi tetapi kegiatan tetap jalan terus,” jelasnya.

Bupati Hery lalu menerangkan, di kabupaten Manggarai satu-satunya sumber kelistrikan itu dari Geothermal dan  hanya ada di wilayah Poco Leok, kecamatan Satar Mese.

Sementara, kondisi negara saat ini sedang sulit untuk menggunakan bahan bakar solar (Diesel) untuk menjadi sumber listrik.

“Masyarakat Manggarai seluruhnya sangat bergantung dengan Poco Leok untuk kebutuhan ketersediaan energi listrik,” katanya.

“Kalau dengan menggunakan bahan bakar solar (diesel) pasti akan sangat mahal apalagi kondisi negara sedang sulit. Sumber listrik yang murah itu adalah melalui energi baru terbarukan (geothermal),” sambung Bupati Hery.

Pemenuhan Kebutuhan Energi Listrik

Saat ini jelas bupati Hery Nabit, kebutahan energi listrik terus meningkat, tidak saja dipengaruhi oleh banyaknya penduduk di suatu wilayah tetapi juga faktor aktifitas ekonomi penduduk yang terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Semakin tinggi aktifitas ekonomi maka akan semakin besar kebutuhan akan energi listriknya,” jelasnya.

Diterangkannya, ketersedian energi listrik yang memadai akan memacu perkembangan pembangunan daerah seperti sektor industri, bisnis, pelayanan publik dan bahkan kualitas hidup masyarakat dengan semakin banyaknya warga yang menikmati energi listrik. Hal itu akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat kita.

“Kebutuhan listrik itu bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga saja tetapi juga untuk kebutuhan-kebutuhan industri seperti di Kecamatan Reo misalnya untuk cold storage (ruangan pendingin) usaha-usaha yang membutuhkan daya listrik tinggi. Tetapi karena kekurangan daya listrik maka tidak bisa bangun pabrik pengolahan ikan segar disana (kecamatan Reo),” bebernya. (**)

Laporan: Adrianus Paju

Tags: #LISTRIK DI MANGGARAIAKSI DEMONSTRASI WARGA POCO LEOKALAM POCO LEOKBUDAYA POCO LEOKBUPATI HERY NABITDEMO WARGA POCO LEOKGEOTHERMAL POCO LEOKPENEGASAN BUPATI MANGGARAI

BacaJuga

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

16 December 2025

6 Desa di Manggarai Batal Terima DD Tahap II, 3 Diantaranya dari Kecamatan Cibal

16 December 2025

Terancam Roboh, Dinding Rumah Warga Rado di Cibal Jebol Akibat Material Tanah Longsor

14 December 2025

Gelar Mukercab 2025, DPC PKB Manggarai Perkuat Pendidikan Politik Bagi Kader Loyalis

13 December 2025

ARTIKEL TERKINI

Alami Skizofrenia, Tahanan Kasus KDRT Asal Poco Ranaka Tewas Gantung Diri di Rutan Ruteng

16 December 2025
Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

16 December 2025

6 Desa di Manggarai Batal Terima DD Tahap II, 3 Diantaranya dari Kecamatan Cibal

16 December 2025
Longsor Seluas 17 Meter Hancurkan Satu Unit Rumah di Rado, Kades Imbau Warga Waspada dan Mengungsi

Gercep, Dinsos Manggarai Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban  Longsor di Desa Rado

15 December 2025

BANYAK DIBACA

6 Desa di Manggarai Batal Terima DD Tahap II, 3 Diantaranya dari Kecamatan Cibal

Kunjungi Dua Sekolah di Cibal, Kadis PPO Manggarai Tekankan Para Guru Bekerja Sesuai Tupoksi

Terancam Roboh, Dinding Rumah Warga Rado di Cibal Jebol Akibat Material Tanah Longsor

Kejari Manggarai Tetapkan PPK dan Konsultan Pengawas Sebagai Tersangka Korupsi Proyek Gedung CSSD dan Laundry RSUD Ruteng 

Yohanes Rumat Tegaskan Sikap PKB Soal Kasus Dugaan Penipuan Bermodus Pokir dari Dua Anggota DPRD Matim

Pagu Rp 1,286 Miliar dari APBN, Program Revitalisasi SMPN 2 Wae Ri’i Capai Progres 95 Persen

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores