RUTENG, BERITA FLORES – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Lambertus Paput, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Operator Combine Harvester sekaligus melakukan panen raya simbolis di Kampung Nio, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kamis (07/05).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya inovasi Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk meningkatkan efisiensi dan pendapatan petani melalui mekanisasi pertanian.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda menekankan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi Kabupaten Manggarai, di mana sekitar 80% perekonomian daerah ditunjang oleh sektor ini. Oleh karena itu, kehadiran teknologi seperti combine harvester menjadi krusial dalam melakukan efisiensi biaya produksi .
“Penggunaan peralatan modern seperti combine harvester ini bukan bertujuan untuk mengurangi tenaga kerja yang ada, melainkan untuk menghemat biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh para petani,” ujar Pj. Sekda dalam arahannya.
Beliau menjelaskan bahwa dengan berkurangnya biaya produksi, maka pendapatan bersih yang diterima oleh petani akan menjadi lebih besar.
Selain aspek efisiensi, Pj. Sekda memberikan instruksi khusus kepada para calon operator yang mengikuti pelatihan. Beliau menegaskan pentingnya penguasaan teknik pemeliharaan agar bantuan alat mesin pertanian dari pemerintah pusat ini dapat memiliki usia pakai yang panjang.
“Saya minta teman-teman operator benar-benar menggali ilmu dari tim pelatih, termasuk cara merawat alat ini. Jangan sampai kita bisa menggunakan tapi tidak bisa memelihara,” tegasnya.
Beliau menambahkan pendidikan dan pelatihan secara berkelanjutan menjadi kunci agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat.
“Harapan petani sangat besar di tangan para operator untuk memperlancar proses panen mereka, sehingga alat ini harus bisa dimanfaatkan bukan hanya hari ini, tapi juga di masa-masa mendatang,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perhubungan, Sekertaris Dinas Kominfo, Camat Reo, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) yang diwakili Wakapolsek, para Lurah, serta kelompok tani setempat.
Dengan dilaksanakannya pelatihan dan panen simbolis ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap modernisasi pertanian dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di wilayah Kecamatan Reok dan sekitarnya.**
Laporan: Yhono Hande





