• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pengendara Jalan Ruteng-Reo Temukan Sesosok Mayat Wanita Hanyut di Sungai Wae Pesi

by Berita Flores
19 February 2025
in BERITA, Culture, Entertainment, Environment, Event, Lifestyle, News, Sport, Tech, Travel, Wellness
A A
0

Gambar Ilustrasi - Foto: Unduhan Google.net

Share on FacebookShare on Twitter

Ruteng, Beritaflores – Seorang pengendara jalan Ruteng-Reo asal Jeneluma, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bernama Fauzan Sulaiman, menemukan sesosok jasad sedang terhanyut di sungai Wae Pesi pada Senin 17 Februari 2025.

Fauzan melihat kejadian itu sekitar pukul 16.00 wita, saat dirinya dalam perjalanan dari Ruteng menuju Reo, tepatnya saat ia tiba di wilayah Kampung Nunang, Desa Salama, Kecamatan Reok.

Fauzan kemudian memberitahukan hal itu kepada seseorang warga setempat bernama Adam Malik yang tampak sedang asyik nongkrong didepan teras rumahnya.

Mendengar informasi itu, Adam  selenjutnya bergegas ke sungai dan langsung berenang ke arah jasad yang  tampak sedang mengapung, lalu menarik bagian kaki kanan jasad itu ke arah pinggir sungai.

Setelah jasad berhasil dievakuasi ke pinggir sungai, Fauzan lalu menghubungi Panit Intelkam dan Kanit Reskrim Polsek Reo.

Terkait temuan itu,  Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, berkata jasad tersebut teridentifikasi bernama Regina Banut, wanita berusia 80 tahun asal Kali Reba, Desa Bajak, Kecamatan Reok.

“Jenazah ditemukan dalam kondisi telungkup dengan mengenakan baju semi krah warna coklat dan celana pendek warna hitam list biru”, kata Joko.

Adapun hasil visum di Rs. Pratama Reo, terang Joko, waktu kematian wanita malang itu sudah lebih dari dari 24 jam sehingga mngalami Washer women hands dan kadaverik spasm (pucat keriput akibat kelamaan terendam air).

“Tidak ada tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban”, ungkap Joko.

Berdasarkan keterangan Sisilia Wati, salah satu anak kandung korban, ibunya sudah meninggalkan rumah sejak 14 Februari lalu sekitar pukul 13.00 wita.

Kala itu, pihaknya pun dibantu keluarga lainnya dan tetangga sudah langsung melakukan upaya pencarian.

Sisilia berkata, ibunya itu sudah mengalami gangguan daya ingat atau pikun.

Disebutnya jika Regina sebelumnya juga sudah berulang kali berjalan sendiri tanpa tujuan, namun kala itu masih bisa ditemukan lagi oleh keluarga. (**)

Laporan: Andy Paju

Tags: hanyut di sungaijasad hanyut di sungaijasad terapung di sungaipenemuan jasadPenemuan MayatPolsek ReoSUNGAI WAE PESI

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores