• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 8, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Asisten Rumah Tangga Asal Matim Kerap Disiksa Majikan di Jakarta

by Redaksi Berita Flores
22 October 2019
in HEADLINE, HUKUM
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, BERITA FLORES -Foto seorang perempuan dengan wajah berlumuran darah di dahinya tersebar di media sosial facebook dan berbagai grup WhatsApp, Selasa (22/10). Berbagai ungkapkan keprihatianan disampaikan pengguna media sosial.

Perempuan dalam foto tersebut adalah Afra Bunga Ambol. Warga Gurung, desa Sita, kecamatan Rana Mese, kabupaten Manggarai Timur, NTT ini diduga menjadi korban penganiyaan yang dilakukan oleh majikannya bernama Ferdy.

Afra sudah sejak 9 tahun bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Ferdy di  Jl. Utama Raya no 33 Cengkareng, Jakarta Barat.

“Selama (9) tahun katanya dia bekerja dan kerap kali disiksa majikannya. Tidak diizinkan keluar rumah dan gajinya beberapa tahun terakhir tidak diberikan, setelah sebelumnya hanya mendapatkan upah 600 ribu/bulan,” kisah Priska, warga NTT yang pertama kali bertemu dengan korban di Rumah Sakit Cengkareng, Jakarta Barat.

Priska mengatakan mendapati korban di rumah sakit itu dalam keadaan luka parah di bagian kepala dan memar-memar di sekitar dahinya.

“Saat itu kebetulan saya ada urusan di rumah sakit. Pas saya tanya-tanya dia, ternyata berasal dari Manggarai Timur. Akirnya dia menceritakan kisahnya kepada saya hingga lolos dari siksaan majikan yang bernama Ferdi,” ujar Priska saat dihubungi wartawan.

Kini, kondisi korban masih dalam keadaan lemah dan sedang dirawat di UGD Rumah Sakit Hermina Daan Mogot, setelah sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cengkareng Jakarta Barat.

Lebih lanjut, Priska mengatakan korban bekerja sebagai asisten rumah tangga melalui Yayasan Buana Risma Bekasi Barat, sebuah yayasan yang menerima lamaran jasa Asisten Rumah Tangga di Jakarta.

Korban akhirnya melarikan diri dari majikannya setelah dipukul menggunakan balok, gagang sapu dan batu hingga luka parah dan memar-memar disekujur tubuhnya. 

“Kemarin, Senin (21/10/2019) korban beralasan ingin mematikan lampu teras depan rumah dan majikannya mengizinkan. Namun ketika sampai di luar rumah, korban akhirnya nekat lompat pagar dan langsung menuju Polsek Cengkareng,” tutup Priska

Informasi yang dihimpun Beritaflores.com, saat ini korban Afra Burga Ambol sedang dalam tanganan Polsek Cengkareng dan telah melakukan visum di Rumah Sakit Cengkareng.

Efren Polce/BF

Tags: Asisten Rumah tanggapenganiayaan

BacaJuga

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Gangguan Jaringan Telkomsel Hambat Ujian Daring di Manggarai Timur

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Revitalisasi SDK Ruteng VI Ditargetkan Tuntas Sesuai Jadwal

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores