• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Friday, August 21, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA BIROKRASI

Tak Ada TPA di Reok, Bupati Kamelus: Bikin Kubur, Buang Sampahnya di Situ

by Redaksi Berita Flores
30 August 2019
in BIROKRASI, HEADLINE, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Bupati Manggarai Kamelus Deno menyarankan warga di kota Reo untuk secara swadaya mengelola sampah di kota itu.

Deno menyarakan setiap rumah tangga harus ada upaya untuk mengatgur sampah.

“Prinsip kita setiap rumah tangga itu harus ada upaya dan bagaiman mengatur tentang sampah ini. Antara lain bikin kubur di rumahnya, supaya sampahnya buang di situ. Bakar di situ. Nah itu adalah  upaya- upaya kita,” kata Bupati Kamelus kepada wartawan usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan wisma kevikepan Reok, Jumat 30 Agustus 2019 siang.

Baca: Terkait Persoalan Sampah di Reok, Begini Kata Plt Dinas Lingkungan Hidup Manggarai

Upaya swadaya ini, menurut Deno bisa mengurangi beban akumulasi penumpukan sampah di kota yang tereletak di pantai utara Flores itu.

“Kalau masing-masing rumah ada upaya begitu berarti akan mengurangi beban akumulasi penumpukan sampah. Jadi saya sudah keluarkan instruksi. Setiap rumah tangga, tempat usaha seperti toko, harus ada upaya itu,” ujarnya.

Ia mengaku, tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Manggarai belum mengalokasi anggaran untuk membangun TPA, karena belum ada tanah untuk dijadikan TPA. “Tidak bisa target tahun ini. Karena tahun ini belum ada tanahnya. Karena bagaimana saya mau target tahun ini, sementara belum tanahnya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pemda belum mengalokasikan anggaran khusus pada tahun ini untuk pembangunan TPA di Reo.

Deno juga berharap masyarakat mengusulkan lokasi yang pas untuk TPA itu. Bila ada lokasi, ia meminta warga untuk menginformasikan ke pemerintah kecamatan.

Baca: Kantor Disegel, Camat : “Memangnya Saya Bimsalabim Langsung Ada Itu TPA!”

“Targetnya kalau sudah ada yang mau jual tanah ya kita proses dulu supaya masuk di APBD. Itu aja. Karena kita punya batas waktu untuk membahas KUAPAS, dan APBD induk. Sehingga kalau memang sampe kita membahas APBD induk tidak ada yang menjual tanah, berarti tidak bisa dibangun itu TPA. Sehingga kalau ada yang mau jual tanah informasikan saja, supaya kita beli,” ungkap  Bupati Deno.

Efren Polce/BF

Tags: Kamelus DenoSampah di Reo

BacaJuga

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026
Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

4 August 2026

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur Berubah Nama

Tak Ada TPA, Sampah di Kota Reo Tak Terurus

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores