• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, August 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Belum Miliki Gedung, SMP Wae Buka, di Manggarai Timur Masih ‘Numpang’

by Redaksi Berita Flores
4 March 2020
in BERITA, HEADLINE, PENDIDIKAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satap (satu atap) Wae Buka, Desa Golo Rengket, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT terpaksa harus menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Saat ini, SMP Satap Wae Buka menggunakan gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) Wae Buka. Padahal, sekolah tersebut telah berdiri sejak 2015 silam.

Wakil Kepala Sekolah SMP Satap Wae Buka, Mufidatul Husnawati mengungkapkan hal itu kepada Beritaflores.com saat ditemui di Ruang Kerjanya pada, Selasa siang, 03 Maret 2020

Ia mengakui, pihaknya telah mengajukan proposal permohonan pembangunan gedung SMP Satap Wae Buka kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) pada tahun 2015. Bahkan, lanjut dia, proposal tersebut pun pernah diberikan secara lansung kepada Bupati Manggarai Timur Agas Andreas pada tahun 2019 lalu.

Namun hingga saat ini, proposal yang pernah diajukan bertujuan meminta dana pembangunan fisik dan fasilitas SMP Satap Wae Buka itu belum terealisasi.

“Sudah sering kali pak, dari 2015 hingga kami bawa proposal untuk bangun sekolah tetapi, belum juga direspon oleh Pemda Matim. Bahkan tahun 2015 dan 2019 lalu,” ujar Wakepsek Husnawati kepada Beritaflores.com di Ruang Guru yang beralaskan tanah dan berdinding pelupu itu.

Karena itu, tambah dia, SMP Satu Atap Wae Buka yang memiliki 113 murid itu telah lama menggunakan gedung Sekolah SDI Wae Buka, sejak 2015 hingga 2020 untuk melaksanakan KBM.

“Dari 2015 kami pakai Gedung sekolah SDI Wae Buka. Jadi KBM kami di sini, setelah siswa SD pulang sekolah jam 12.00. Sehingga kami memulai KBM dari 12.35 hingga 17.00 Wita,” jelas dia.

Ia menambahkan, tenaga edukasi di SMP Satap Wae Buka sebanyak 16 orang guru. Di mana, guru berstatus PNS berjumlah dua (2) orang sedangkan guru honorer sebanyak 14 orang.

“Jumlah muridnya 113 orang. Guru ada 2 orang, guru honorer 14 orang sehingga jumlah keseluruhan 16 orang,” ungkap dia.

Ia mengatakan, apabila Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama pihak sekolah mendirikan gedung maka dipastikan tak mengalami kesulitan. Sebab, sejak tahun 2015 masyarakat setempat telah menyerahkan sebidang tanah secara cuma-cuma untuk pembangunan gedung baru SMP Wae Buka.

“Sudah lama warga desa ini menyerahkan tanah untuk membangun sekolah. Sehingga, kalau kalau ada dana untuk bangun sekolah, maka Pemda Matim dan pihak sekolah tidak mengalami kesulitan lagi,” urai dia.

Sementara itu, Kepala Desa Golo Rengket Rober Karo mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, untuk segera merealisasikan fasilitas pendidikan tersebut. Sebab, kata dia, SMP Satap Wae Buka telah berdiri sejak 2015 silam.

Ia mengungkapkan, proposal untuk membangun sejumlah fasilitas, seperti gedung, kursi dan fasilitas lainnya telah diajukan kepada Pemda Matim sejak 2015 silam bahkan tahun 2019 lalu pun pihak sekolah pernah mengajukan proposal yang sama.

“Yah sebenarnya sih, sudah waktunya untuk bangun gedung baru, kerena jumlah murid yang cukup banyak. Bayangkan jumlahnya 113 murid,” ujar Kades Rober saat ditemui Beritaflores.com di sekolah itu.

Penulis: Efren Polce/Beritaflores)

Tags: SMP WAE BUKA

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores