• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, April 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tak Ada TPA, Sampah di Kota Reo Tak Terurus

by Redaksi Berita Flores
6 August 2019
in HEADLINE, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Kota Reo, ibukota kecamatan Reok menjadi salah satu pusat aktivitas komersial di kabupaten Manggarai, NTT.

Namun, seperti kota Ruteng, sampah juga menjadi persoalan di kota yang terletak di utara Manggarai ini. Meski aktivitas ekonomi makin ramai, tetapi kota Reo belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Saat ini pun warga membuang sampah di pinggir jalan. Contohnya, di Nanga Banda, Kelurahan Baru, terlihat berbagai jenis sampah menumpuk dan berserakan di pinggiran jalan. Sampah-sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap saat melintas.

Tak hanya di Nanga Banda, pemandangan tak elok juga terlihat di Wae Selung, Kelurahan Mata Air. Saat Beritaflores.com memantau di lokasi, terlihat sampah plastik dan rumah tangga mendominasi. Bau busuk pun menyengat.

Vian, seorang warga mengungkapkan banyak warga yang membuang sampah pada malam hari dengan menggunakan mobil. Meski begitu, ia tak mengetahui siapa pembuang sampah itu.

Kata Vian, hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai tidak menindaklanjuti permasalahan sampah tersebut. Karena itu, ia berharap kepada Pemda Manggarai untuk segera mengatasinya.

“Banyak masyarakat yang buang sampah di sini. Tapi mereka buang sampahnya pada malam hari. Sehingga orang tidak tahu,” ujar Vian kepada Beritaflores.com di lokasi itu, Senin, (5/8).

Camat Reok Kanisius Tonga mengakui Pemerintah Kabupaten Manggarai memang belum menyediakan TPA.

Tetapi menurut Kanis, Pemkab Manggarai melalui dinas terkait pernah melakukan survei untuk membangun TPA di wilayah kecamatan Reok, tepatnya di Kelurahan Wangkung.

Namun, berdasarkan hasil survei Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, lokasi tersebut dinyatakan tidak layak dari sisi tata ruang.

Hingga saat ini, lanjutnya, pihaknya belum melakukan rapat lanjutan untuk menemukan solusi pemindahan lokasi TPA tersebut.

“Sampai saat ini kita belum rapat lagi, bagaimana solusinya,” ujar Kanisius , Selasa, (6/8).

Ia menambahkan bahwa, Pemkab Manggarai sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk membangun TPA pada tahun 2019 di wilayah Kecamatan Reok.

Namun, karena tidak ada lokasi yang pas, pembangunan TPA pun belum bisa dilakukan.

“Memang kita sudah rapat interen, bahwa ada anggarannya pada tahun 2019. Kalau begitu di mana lokasi yang tepat. Sementara wilayah Kecamatan Reok secara topograf adalah daerah kemringan karena mengarah ke laut juga,” katanya.

Sejauh pengamatannya, lanjut Kanisius lokasi calon TPA sebenarnya bisa dijadikan TPA. “Tapi karena menurut Dinas tidak bisa, ya saya juga tidak bisa berkomentar,” tambahnya.

Karena itu, ia mengarahkan warga Reok untuk sementara membuang sampah di Nanga Banda.

Ia mengaku hingga saat ini dirinya masih menungggu tindaklanjut dari Pemkab Manggarai.

“Kami belum ada rapat lanjutan sehubungan untuk pemindahan lokasi nanti. Saya hanya tunggu tindak lanjut dari Pemkab melalui Dinas terkait untuk mendapatkan solusi,” ujarnya.

Efren Polce/Beritaflores

Tags: SampahSampah di Reo

BacaJuga

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

23 April 2026

Telan Dana Capai Rp 1 Miliar, Arlan Nala Desak Pemda Manggarai Segera Tuntaskan Polemik Air Minum Bersih di  Para Lando

22 April 2026

Korwil SPPG Manggarai Buka Suara Soal Salak Busuk dalam Menu MBG SDK Ruteng II

18 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

30 April 2026

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

30 April 2026

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

BANYAK DIBACA

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Lantik 11 Kepala Puskesmas, Wabup Fabi Abu Serukan Masalah Stunting hingga Angka Kematian Ibu dan Bayi 

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

Saberkol pada Sejumlah Sekolah di Cibal, Kadis PPO Ingatkan Guru Tuntaskan Literasi Anak

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores