• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, October 22, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tak Ada TPA, Sampah di Kota Reo Tak Terurus

by Redaksi Berita Flores
6 August 2019
in HEADLINE, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Kota Reo, ibukota kecamatan Reok menjadi salah satu pusat aktivitas komersial di kabupaten Manggarai, NTT.

Namun, seperti kota Ruteng, sampah juga menjadi persoalan di kota yang terletak di utara Manggarai ini. Meski aktivitas ekonomi makin ramai, tetapi kota Reo belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Saat ini pun warga membuang sampah di pinggir jalan. Contohnya, di Nanga Banda, Kelurahan Baru, terlihat berbagai jenis sampah menumpuk dan berserakan di pinggiran jalan. Sampah-sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap saat melintas.

Tak hanya di Nanga Banda, pemandangan tak elok juga terlihat di Wae Selung, Kelurahan Mata Air. Saat Beritaflores.com memantau di lokasi, terlihat sampah plastik dan rumah tangga mendominasi. Bau busuk pun menyengat.

Vian, seorang warga mengungkapkan banyak warga yang membuang sampah pada malam hari dengan menggunakan mobil. Meski begitu, ia tak mengetahui siapa pembuang sampah itu.

Kata Vian, hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai tidak menindaklanjuti permasalahan sampah tersebut. Karena itu, ia berharap kepada Pemda Manggarai untuk segera mengatasinya.

“Banyak masyarakat yang buang sampah di sini. Tapi mereka buang sampahnya pada malam hari. Sehingga orang tidak tahu,” ujar Vian kepada Beritaflores.com di lokasi itu, Senin, (5/8).

Camat Reok Kanisius Tonga mengakui Pemerintah Kabupaten Manggarai memang belum menyediakan TPA.

Tetapi menurut Kanis, Pemkab Manggarai melalui dinas terkait pernah melakukan survei untuk membangun TPA di wilayah kecamatan Reok, tepatnya di Kelurahan Wangkung.

Namun, berdasarkan hasil survei Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, lokasi tersebut dinyatakan tidak layak dari sisi tata ruang.

Hingga saat ini, lanjutnya, pihaknya belum melakukan rapat lanjutan untuk menemukan solusi pemindahan lokasi TPA tersebut.

“Sampai saat ini kita belum rapat lagi, bagaimana solusinya,” ujar Kanisius , Selasa, (6/8).

Ia menambahkan bahwa, Pemkab Manggarai sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk membangun TPA pada tahun 2019 di wilayah Kecamatan Reok.

Namun, karena tidak ada lokasi yang pas, pembangunan TPA pun belum bisa dilakukan.

“Memang kita sudah rapat interen, bahwa ada anggarannya pada tahun 2019. Kalau begitu di mana lokasi yang tepat. Sementara wilayah Kecamatan Reok secara topograf adalah daerah kemringan karena mengarah ke laut juga,” katanya.

Sejauh pengamatannya, lanjut Kanisius lokasi calon TPA sebenarnya bisa dijadikan TPA. “Tapi karena menurut Dinas tidak bisa, ya saya juga tidak bisa berkomentar,” tambahnya.

Karena itu, ia mengarahkan warga Reok untuk sementara membuang sampah di Nanga Banda.

Ia mengaku hingga saat ini dirinya masih menungggu tindaklanjut dari Pemkab Manggarai.

“Kami belum ada rapat lanjutan sehubungan untuk pemindahan lokasi nanti. Saya hanya tunggu tindak lanjut dari Pemkab melalui Dinas terkait untuk mendapatkan solusi,” ujarnya.

Efren Polce/Beritaflores

Tags: SampahSampah di Reo

BacaJuga

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

2 October 2026
Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

2 October 2026
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

28 September 2026
Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

Kontingen POPDA 2026 Dilepas, Sportivitas dan Disiplin jadi Pengingat Bagi Atlet

19 October 2026

Kepsek Apresiasi Bantuan Pengadaan RKD dari Pemda Manggarai

19 October 2026

Dana Revit 1,6 Miliar di SMPN 2 Wae Ri’i Masuk Tahap Pelaksanaan

17 October 2026

BANYAK DIBACA

Dana Revit 1,6 Miliar di SMPN 2 Wae Ri’i Masuk Tahap Pelaksanaan

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

Kepsek Apresiasi Bantuan Pengadaan RKD dari Pemda Manggarai

Dukungan Membludak Iringi Langkah Jurae ke Meja Panitia Pilkades Macang Tanggar

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

Belum Miliki SKD, Penyandang Disabilitas di Manggarai Kesulitan Akses Layanan Sosial

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores