RUTENG, BERITA FLORES – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Pemerintah Desa (Pemdes) Poco, Kecamatan Wae Ri’i, Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima kunjungan sejumlah 7 orang mahasiswa asal kampus Universitas Udayana Bali.
Ke 7 orang (4 orang perempuan dan 3 laki-laki) mahasiswa asal kampus Universitas Udayana Bali yang mengatasnamakan organisasi Mahasiswa Pecinta Alam ” Wanaprastha Dharma” tersebut guna melakukan penelitian di Gua Liang Niki, Desa Poco sejak Minggu, 26 Juli hingga 3 Agustus 2026 mendatang.
Kunjungan ini berdasarkan surat permohonan izin ke pemerintah dengan Nomor: 01/PAN-DIV.SUSUR GUA/MPA-WD/VII/2026, yakni mengadakan Tryout Pelatihan Tingkat Lanjut (PTL) 2026 Deviasi Susur Gua” Penelusuran Gua Liang Niki, Karst Manggarai, NTT”.
Kepala Desa Poco, Maxsimus Madu menyampaikan apresiasi dan selamat datang terhadap ke 7 mahasiswa pecinta alam itu di desanya.
Menurutnya, kehadiran mereka telah melalui proses izin resmi, baik itu izin lewat pemerintah kabupaten maupun ke pemerintah desa Poco,
” Mereka sudah datang sejak 3 hari yang lalu, dan kedatangan mereka telah melalui proses surat izin yang lengkap,” ungkapnya.
Jadi kata dia, mereka melakukan penelitian selama kurang lebih 7 hari kedepan, dengan di dampingi oleh unsur pemerintah desa dan para Bhabinsa serta Bhabinkamtibmas setempat.
” Dalam 7 hari kedepan mereka akan menyusuri Gua Liang Niki dengan fasilitas yang mereka miliki. Disana mereka menyusuri didalam gua sembari membuatkan peta di dampingi oleh pemandu dari desa,” kata Kades Maxi saat berbicara dengan Beritaflores.com di kediamannya. (28/07/2026) siang.
Ia juga mengatakan, kenapa mereka memilih lokasinya di Gua Niki untuk melakukan penelitian, lantaran pada tahun 2023 lalu mereka pernah mendatangi lokasi tersebut.
“Kenapa mereka memilih tempat ini, karna katanya pada tahun 2023 mereka pernah kesini, tapi mereka hanya lihat-lihat saja termasuk agenda menyisir gua-gua yang ada. Dan saat itu kata mereka ada warga yang memberitahukan lokasi Liang Gua Niki,” beber Kades Maxi.
Meskipun lanjut dia, belum mengetahui persis apa tujuan utama dari penelitian mereka. Namun ia optimis jika kehadiran mereka akan membawa hal-hal positif nantinya.
Karena itu ia berharap agar kegiatan-kegiatan tersebut bisa membawa dampak positif baik bagi masyarakat kabupaten Manggarai lebih khusus bagi warga desa Poco.
“Tentu kami tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan penelitian mereka. Dan kami berharap ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan desa wisata, khususnya di desa Poco,” harapnya.**
Laporan : Yhono Hande





