• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 15, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bambu Tolong Patah, Remaja Asal Matim Tewas Terseret Arus Sungai Wae Pesi

by Berita Flores
16 January 2025
in BERITA, Culture, Entertainment, Environment, Event, Lifestyle, News, Sport, Tech, Travel, Wellness
A A
0

Jasad Korban Kristianus Carli Hasan Saat dihanyarkan ke Rs Prtama Reo untuk diautopsi - Foto: Dok. Kapolsek Lamba Leda Utara

Share on FacebookShare on Twitter

Ruteng, Beritaflores – Seorang remaja 15 tahun bernama Kristianus Carli Hasan
dilaporkan hilang terseret arus sungai sejak Selasa 14 Januari 2025.

“Korban ditemukan di tepi Sungai Wae Pesi, Lingkungan Keramat, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai”, kata Kapolsek Lamba Leda Utara, Ipda Aris Ahmat dalam keterangan yang diterima Beritaflores via pesan WhatsApp, Rabu malam.

Saat ditemukan, terang Aris, jasad korban  dalam posisi terlentang di area pinggir sungai dengan kondisi washer women hands dan kadaverik spasm (pucat keriput akibat kelamaan terendam air).

Korban kemudian dibawa ke Rs. Pratama Reo untuk menjalani pemeriksaan medis, sebelum jenazahnya diserahkan kepada pihak keluarga.

“Hasil pemeriksaan luar di RS. Pratama Reo oleh dr. Sofia Septria Nurdin bahwa Waktu kematian korban kurang dari 24 jam serta tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban”, terang Ipda Aris.

Setelah diperiksa pihak medis, lanjut Ipda Aris, jenazah korban langsung dibawa. pihak kelaurga ke kampung halamannya dengan menggunakan kendaraan dump truck.

Kronologis

Kejadian naas itu, jelas Ipda Aris, bermula saat korban mendatangi sungai Wae Pesi, sekitar pukul 13.00 Wita.

Saat tiba di sungai,  korban kemudian bertemu kedua sahabatnya bernama Julianus dan Helmus yang kala itu sedang memancing ikan di pesisir sungai.

Korban kemudian masuk ke air untuk berenang, namun naas, ternyata arus sungai di lokasi itu cukup deras.

Meski kedua sahabatnya sempat berupaya menolong korban, namun derasnya arus sungai membuat korban tak dapat tertolong hingga dirinya hanyut terseret arus dan tenggelam.

“Saksi Julianus dan Helmus, kedua orang sahabatnya yang sedang memancing langsung menolong korban dengan mengarahkan sebatang bambu. Korban pun sempat menarik bambu namun patah sehingga membuatnya kembali tenggelam”, terang Ipda Aris. (**)

Reporter: Andy Paju

Tags: korban hilangkorban terseret arus sungaiPolsek Lamba Leda UtaraSUNGAI WAE PESItenggelamtenggelam di sungai

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Gerindra NTT Dukung Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores