• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, September 16, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

KPKR Indonesia Sebut Kanker Serviks dan Kanker Payudara Kian Mengkhawatirkan

by Redaksi Berita Flores
25 November 2017
in BERITA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pontianak, Berita Flores – Ketua Komunitas Peduli Kesehatan Reproduksi (KPKR) Indonesia, Angelia Diaeka Jenneri Ria menyebut kanker serviks dan kanker payudara kian mengkhawatirkan.

Dua jenis kanker itu, kata dia, telah menjadi mesin pembunuh wanita Indonesia yang sangat ditakuti.

Hal itu disampaikan Angelia dalam seminar bertajuk Pengenalan Sejak Dini Gejala Kanker Rahim dan Kanker Payudara, yang diselenggarakan di Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada Jumat, 24 November 2017.

“Harus disadari, dua jenis kanker itu sudah menjadi mesin pembunuh wanita Indonesia saat ini,” kata Angelia.

Angelia menyebut, untuk mencegah dan melawan dua jenis kanker itu, diperlukan berbagai upaya yang melibatkan banyak pihak.

Selain memberikan edukasi tentang kanker dan bahayanya, upaya itu juga turut membantu masyarakat, khususnya kelompok wanita, untuk melakukan pencegahan dini terhadap kanker rahim dan payudara.

“Perlu partisipasi dari seluruh stakeholder untuk mencegahnya,” tambah Angelia.

Angelia mengungkapkan, kegiatan yang digagas KPKR di Landak, Kalimantan Barat itu merupakan bagian dari upaya mensosialisasikan pentingnya kesehatan reproduksi kepada masyarakat, sekaligus berbagi informasi kesehatan reproduksi dalam rangka mencegah kanker serviks dan kanker payudara, khususnya di Kalimantan Barat.

Komunitas Peduli Kesehatan Reproduksi Indonesia usai Seminar dan Pemeriksaan Payudara Gratis di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (24/11) (Foto : Berita Flores)

Kegiatan itu terselenggara atas kerja sama KPKR Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Landak. Selain seminar, KPKR Indonesia juga menggelar pemeriksaan payudara gratis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, drg. Nuraini Magdalena Sitinjak mengingatkan pentingnya upaya pencegahan dini terhadap kanker serviks dan kanker payudara.

Nuraini mengaku, Pemkab Landak senantiasa memberikan dukungan bagi setiap upaya edukasi kesehatan reproduksi demi mencegah terjadinya kasus kanker serviks dan payudara di Landak.

Kresensia Novika Lely Yosmawati, Koordinator KPKR Indonesia wilayah Landak, menambahkan aksi peduli kesehatan reproduksi wilayah Landak akan terus ditingkatkan ke depannya. Hal ini akan dilakukan dengan metode yang edukatif, juga dengan melibatkan berbagai stakeholder di Landak.

“Pemerintah daerah, komunitas-komunitas masyarakat dan semua pihak kita ajak bergabung. Gerakan ini perlu digalakan secara massif,” kata Novika.

Ketua Panitia kegiatan, Agustina Doren mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerja sama KPKR dengan Pemerintah Kabupaten Landak.

Dirinya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Landak yang mendukung upaya membangun kepedulian masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi di Kalimantan Barat, khususnya di Landak.

“Kegiatan serupa akan kita gelar di beberapa daerah lainnya. Tentu dengan misi yang sama,” imbuh Doren.

Penulis : RT

Tags: Kanker Seviks

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Wabub Manggarai: 50 Tahun SDK Ruteng V Ciptakan SDM Unggul

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Temuan Korupsi Mega Proyek CSSD dan Laundry RSUD Ruteng, Negara Merugi Hingga Lebih dari Rp16 Miliar

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Kelompok Bona Abunawan Dipolisikan atas Dugaan Penyerobotan dan Pengancaman di Lengkong Warang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores