• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, August 2, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

1,1 Juta Anakan Kopi: Antara Komoditas Unggulan dan Kesejahteraan Petani di Manggarai

by Berita Flores
10 April 2026
in BERITA
A A
0

Pemda Manggarai Perkuat Sektor Pertanian dengan Budidaya Tanaman Kopi - Foto: Yhono Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Pemerintah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus memperkuat sektor pertanian dengan menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan daerah.

Keseriusan ini diwujudkan melalui rencana pendistribusian 1,1 juta anakan kopi yang dijadwalkan berlangsung antara September hingga Oktober tahun ini.

Bupati Manggarai, Hery Nabit, saat meninjau lokasi persemaian kopi di Desa Paka, Kecamatan Satar Mese mengatakan pengembangan sektor kopi adalah langkah strategis mengingat kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sangat dominan.

Berdasarkan data tahun 2025, ekonomi Kabupaten Manggarai tumbuh sebesar 5,09%, sebuah tren positif jika dibandingkan tahun 2020 yang hanya 0,89%.

Dari angka tersebut, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang porsi terbesar yakni 21,16%, disusul sektor Konstruksi (13,09%), Perdagangan (11,26%), serta Informasi dan Komunikasi (10,21%).

“Pertumbuhan ini mencerminkan sinergi lintas sektor. Kita memiliki banyak lahan potensial yang masih kosong. Istilahnya bukan lahan tidur, tapi mungkin kita yang selama ini kurang optimal memanfaatkannya. Inilah saatnya kita bergerak bersama petani,” kata Bupati Hery, Rabu (8/4/2026).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Ferdinandus Ampur, menjelaskan bahwa pertanian tetap menjadi motor penggerak ekonomi utama di Manggarai.

Bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, pemerintah kini tengah melakukan persemaian benih kopi pilihan yang dinilai cocok dengan iklim setempat.

“Ada dua jenis kopi dengan empat varietas terbaik yang disemai, yaitu Arabika varietas Gayo dan Komasti, serta Robusta varietas Hibiro 1 dan Hibiro 2. Fokus pengembangan di Manggarai adalah Arabika Gayo dan Komasti,” ujar Ferdinandus.

Ferdinandus menambahkan, bibit tersebut akan dibagikan kepada Calon Petani Calon Lahan (CPCL) setelah masa persemaian mencapai 7-8 bulan atau saat tinggi tanaman telah mencapai minimal 20 cm di atas polybag (koker).

“Saat ini sudah ada 1.000 hektare lahan CPCL yang mengajukan penawaran ke dinas. Namun, kami akan memprioritaskan CPCL berbasis kawasan untuk memudahkan pemantauan dan pendampingan, seperti di Lolang dan Jong yang luasnya mencapai 110 hektare. CPCL yang terpencar akan kami upayakan pada tahun berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Win, penanggung jawab PT Triwana Lestari Abadi selaku pihak yang menangani persemaian, merinci bahwa total bibit yang dikelola di Desa Paka mencapai 1,6 juta anakan.

Sebanyak 1,1 juta bibit Arabika dialokasikan untuk Kabupaten Manggarai, sedangkan 500.000 bibit Robusta diperuntukkan bagi Kabupaten Manggarai Barat. Proyek ini juga berdampak pada ekonomi warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.

“Kami mempekerjakan sekitar 100 warga lokal untuk pembersihan area dan pengisian koker dengan upah harian Rp90 ribu. Selain itu, masyarakat dilibatkan dalam pengadaan bambu untuk tenda persemaian seluas 2 hektare serta penyediaan pupuk kompos,” jelas Win.

Turut Hadir Penjabat Sekda, Lamber Paput, beberapa Kepala OPD, Kapolsek Satar Mese dan Danramil Satar Mese.

Laporan: Yhono Hande

Tags: anakan kopikomoditas pertaniankopi di Manggaraitanaman kopi

BacaJuga

Masyarakat Diajak Ramaikan Car Free Day Perdana di Natas Labar Motang Rua

1 August 2026

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

1 August 2026

Paroki Ri’i Rayakan Pesta Emas 50 Tahun, Bupati Hery: Gereja jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun SDM

1 August 2026

Revitalisasi Sekolah Tahap I 2026 di Manggarai Akan Rampung Desember Mendatang

1 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Masyarakat Diajak Ramaikan Car Free Day Perdana di Natas Labar Motang Rua

1 August 2026

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

1 August 2026

Paroki Ri’i Rayakan Pesta Emas 50 Tahun, Bupati Hery: Gereja jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun SDM

1 August 2026

Revitalisasi Sekolah Tahap I 2026 di Manggarai Akan Rampung Desember Mendatang

1 August 2026

BANYAK DIBACA

Yayayasan Bambu Lingkungan Lestari Gandeng SMPN 7 Satar Mese Gelar Kegiatan Bamboo Goes to School

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

Jelang HUT RI Ke-81, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Gunakan Logo Resmi HUT RI

Anggaran Revitalisasi Rp1,6 Miliar Mengalir ke SMP Negeri 3 Cibal Barat

Mahasiswa Pecinta Alam Kampus Udayana Bali Datang Penelitian di Gua Liang Niki

Pertengahan Tahun 2026, Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Manggarai Sudah Capai 35 Kasus

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores