• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Saturday, March 7, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bangun Ekonomi, Direktur SGI Tawarkan Konsep Kerja Kolaborasi

by Redaksi Berita Flores
29 October 2022
in BERITA, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

MBAY, BERITA FLORES – Direktur Stefanus Gandi Institut (SGI), Stefanus Gandi, berkesempatan berbagi kisah kesuksesannya menjadi seorang pengusaha kepada para anak muda utusan dari 7 kecamatan di Kabupaten Nagekeo, Jumat (28/10/2022).

Dalam diskusi yang berlangsung di Bridge Academy Nagekeo yang berlokasi di Desa Totomala, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo tersebut, Stefanus menawarkan konsep kerja kolobarasi dalam membangun usaha demi meningkatkan ekonomi.

Stefanus mengaku melalui lembaganya SGI, ia sudah mengelilingi Pulau Flores dalam beragam kegiatan seperti literasi dan penguatan kapasitas bagi kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Di setiap kesempatan bertemu kelompok UMKM, ia selalu menawarkan kerja kolaboratif dan hindari kerja individu.

“Kalau kita kerja solo cenderung gagal. Tapi kalau kita kerja kolaborasi, maka besar kemungkinan usaha kita bisa berhasil,” ujar Stefanus.

Menurut dia, salah satu alasan mengapa kemampuan kolaborasi sangat penting dalam dunia saat ini adalah agar dapat belajar bersama dengan rekan kerja. Setiap kali berkolaborasi, maka akan mendapatkan pelajaran yang berharga dari masing-masing orang.

“Karena kalau kita tidak mulai dari kecil tentu yang besar tidak bisa berharap. Saya berharap anak-anak muda Nagekeo bisa buat gerakan bersama untuk kesejahteraan ekonomi. Ini bukan menawarkan pembiayaan, tapi konsep kolaborasi,” tandas Stefanus.

Senada dengan Stefanus, Pendiri laboratorium pertanian Bridge Academy Nagekeo Kasianus Sebo mengatakan, anak muda punya kemampuan intelektual. Karena itu, ia menganjurkan kemampuan intelektual tersebut haruslah punya makna bagi orang lain.

“Saya pikir kekuatan anak muda akan luar biasa. Tapi yang menjadi persoalan anak-anak muda kita sekarang malu untuk memulai usaha seperti berdagang dan menjadi petani dan peternak,” kata Kanisius. (Isno Baco).

BacaJuga

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

6 March 2026

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

6 March 2026

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

BANYAK DIBACA

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

Jalan Rusak, Nyawa Terancam: Menggugat Hak Warga Atas Buruknya Infrastruktur Jalan di Manggarai Timur

Keluhan Listrik Terjawab, Warga di Cibal Apresiasi Kinerja Anggota DPR RI Dipo Nusantara dan Thomas Tahir

Pilkades Manggarai 2026, Andi Paju Nyatakan Siap Maju: Bawa Komitmen Bangun Desa Barang dengan Inovasi Baru

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores