• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Friday, May 8, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bangun Ekonomi, Direktur SGI Tawarkan Konsep Kerja Kolaborasi

by Redaksi Berita Flores
29 October 2022
in BERITA, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

MBAY, BERITA FLORES – Direktur Stefanus Gandi Institut (SGI), Stefanus Gandi, berkesempatan berbagi kisah kesuksesannya menjadi seorang pengusaha kepada para anak muda utusan dari 7 kecamatan di Kabupaten Nagekeo, Jumat (28/10/2022).

Dalam diskusi yang berlangsung di Bridge Academy Nagekeo yang berlokasi di Desa Totomala, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo tersebut, Stefanus menawarkan konsep kerja kolobarasi dalam membangun usaha demi meningkatkan ekonomi.

Stefanus mengaku melalui lembaganya SGI, ia sudah mengelilingi Pulau Flores dalam beragam kegiatan seperti literasi dan penguatan kapasitas bagi kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Di setiap kesempatan bertemu kelompok UMKM, ia selalu menawarkan kerja kolaboratif dan hindari kerja individu.

“Kalau kita kerja solo cenderung gagal. Tapi kalau kita kerja kolaborasi, maka besar kemungkinan usaha kita bisa berhasil,” ujar Stefanus.

Menurut dia, salah satu alasan mengapa kemampuan kolaborasi sangat penting dalam dunia saat ini adalah agar dapat belajar bersama dengan rekan kerja. Setiap kali berkolaborasi, maka akan mendapatkan pelajaran yang berharga dari masing-masing orang.

“Karena kalau kita tidak mulai dari kecil tentu yang besar tidak bisa berharap. Saya berharap anak-anak muda Nagekeo bisa buat gerakan bersama untuk kesejahteraan ekonomi. Ini bukan menawarkan pembiayaan, tapi konsep kolaborasi,” tandas Stefanus.

Senada dengan Stefanus, Pendiri laboratorium pertanian Bridge Academy Nagekeo Kasianus Sebo mengatakan, anak muda punya kemampuan intelektual. Karena itu, ia menganjurkan kemampuan intelektual tersebut haruslah punya makna bagi orang lain.

“Saya pikir kekuatan anak muda akan luar biasa. Tapi yang menjadi persoalan anak-anak muda kita sekarang malu untuk memulai usaha seperti berdagang dan menjadi petani dan peternak,” kata Kanisius. (Isno Baco).

BacaJuga

Modernisasi Pertanian: Pj. Sekda Manggarai Buka Pelatihan Operator Combine Harvester

7 May 2026

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Modernisasi Pertanian: Pj. Sekda Manggarai Buka Pelatihan Operator Combine Harvester

7 May 2026

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

BANYAK DIBACA

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

Respon Penolakan Warga, Manajemen Perusahaan Porang di Reo Komit Operasional Tetap Berlanjut

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores