• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, September 8, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Diduga Langgar Prokes, Polres Matim Diminta Bubarkan Turnamen Sepak Bola di Mukun

by Redaksi Berita Flores
10 April 2022
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES – Ribuan penonton memadati lapangan Mukun, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur-Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyaksikan pertandingan sepak bola. Turnamen sepak bola tersebut digelar dalam rangka memeriahkan pekan suci hari raya Paskah yang diikuti 64 klub dari berbagai desa dan kecamatan.

Meski penonton membludak untuk menyaksikan setiap klub yang berlaga bahkan melanggar protokol kesehatan, namun turnamen tersebut masih saja berjalan dan kini sudah berlangsung selama 4 hari sampai hari ini Minggu, 10 April 2022.

HS (42), seorang warga yang pernah terpapar Covid-19 meminta kepada aparat kepolisian Polres Manggarai Timur, untuk segera membubarkan turnamen sepak bola di Mukun, Kota Komba Utara itu. Sebab menurut HS, turnamen tersebut diduga melanggar prokes. Bahkan dapat memicu terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah itu.

“Kita semua tentu tahu, sudah empat hari, para penonton membludak untuk menyaksikan turnamen bola sepak di Mukun. Coba lihat baik, penonton jelas- jelas melanggar prokes,” ujarnya kepada wartawan di Mukun Minggu, 10 April 2022.

Apalagi penonton yang hadir, kata dia, datang dari berbagai desa dan kecamatan. Ia juga mempertanyakan keberadaan Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur lantaran membiarkan turnamen tersebut berlangsung hingga kini.

Padahal lanjut dia, wilayah Kecamatan Kota Komba Utara masuk dalam zona merah Covid-19. Ia mengaku sangat kesal dengan pemerintah dan aparat kepolisian setempat, karena di tengah melonjaknya kasus Covid-19 saat ini, malah masih juga menggelar turnamen yang dapat memicu terjadinya penyebaran virus yang mematikan itu.

“Saya mendesak kepada kepolisian Polres Manggarai Timur, agar segera bubarkan turnamen bola sepak di Mukun, Kecamatan Kota Komba Utara. Sebab turnamen tersebut, dapat memicu terjadinya penyebaran Covid-19. Apalagi kita lihat sendiri, para penonton tidak jaga jarak, banyak yang tidak gunakan masker,” tegas HS.

Sementara Ketua Panitia Turnamen Bola Sepak, Frans Maji mengatakan, turnamen tersebut sudah memiliki surat izin dari pihak kepolisian Polres Manggarai Timur. Ia juga mengklaim sudah berkordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur.

“Turnamen ini, kami sudah buat surat izin di Polres Manggarai Timur, kami juga sudah koordinasi dengan Satgas Covid-19. Sejauh ini, pertandingan aman- aman saja,” klaim dia.

Berdasarkan pantauan wartawan ini di lokasi, ribuan penonton memenuhi lapangan Mukun, Kecamatan Kota Komba Utara. Para penonton begitu membludak tidak menerapkan prokes seperti menjaga jarak aman, tidak memakai masker. Bahkan berdesakan saat keluar masuk lapangan sepak bola tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang berhasil diperoleh oleh media ini, pada Maret, 2022 lalu, di Ketang, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba Utara terdapat 104 orang terpapar Covid-19. Namun, meski baru beberapa bulan, di wilayah Kota Komba Utara masuk dalam zona merah Covid-19, akan tetapi turnamen bola sepak masih berlangsung.

Penulis: Firman Jaya

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Gangguan Jaringan Telkomsel Hambat Ujian Daring di Manggarai Timur

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Revitalisasi SDK Ruteng VI Ditargetkan Tuntas Sesuai Jadwal

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores