• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, February 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA BIROKRASI

Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur Berubah Nama

by Redaksi Berita Flores
1 September 2019
in BIROKRASI, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES – Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur bersalin nama. Poco Ranaka diubah menjadi Lamba Leda Selatan dan Poco Ranaka Timur menjadi Lamba Leda Timur.

‘Pembabtisan’ ulang ini dilakukan karena pertimbangan sejarah, dua kecamatan tersebut awalnya adalah bagian dari kedauluan Lama Leda. Nama Poco Ranaka tidak memiliki ikatan historis dengan kedauluan Lamba Leda, sebagai cikal bakal dua kecamatan tersebut.

Sebelum pemekaran terjadi, Lamba Leda meliputi ‘len Poco Pene wan Nanga Labang’. Sedangkan Poco Ranaka yang mengacu pada Gunung Ranka berada di wilayah Manggarai Tengah.

Karena berbagai pertimbangan tersebut, Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas berinisiatif untuk mengubah nama kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur.

Perubahan nama dua kecamatan itu dilakukan setelah melalui musyawarah bersama tokoh adat di tiga kecamatan yaitu Lamba Leda, Poco Ranka dan Poco Ranaka Timur.

Deklarasi perubahan nama ini dilakukan di halaman kantor Kecamatan Lamba Leda di Benteng Jawa, Sabtu (31/8).

Peresemian dilakukan oleh Bupati Andreas Agas. Turut hadir tiga camat yaitu Poco Ranaka, Poco Ranaka Timur dan Lamba Leda, kepala desa dari ke tiga kecamatan,toko agama, toko adat, dan masyarakat.

Sebelumnya, pada Jumat, diadakan ziarah ke kuburan Dalu Uni dan sejumlah tokoh Lamba Leda seperti Pit Mose dan Pit Tut. Setelah ziarah kuburan diakukan ritual ‘teing hang’ kepada para leluhur.

Salah satu tokoh adat Lamba Leda yang ditemui Beritaflores, Bernadus Alus mengatakan Dalu Unu adalah dalu yang menyerahkan kedauluan menjadi kecamatan sehingga Lamba Leda diberi nama kecamatan Lamba Leda dengan 13 Desa pada waktu itu.

Kedaluan Lamba Leda bermula dari dua nama yaitu Lamba dan Leda. Dua leluhur pertama yang hadir di Lamba Leda adalah Pua Mbula yang hadir pertama di Leda dan Pua Patu hadir pertama di Lamba. Keduanya sepakat bersatu dengan membentuk Lamba Leda.

Seiring waktu terbentuklah masa pemerintahan dengan nama Kecamatan yaitu Kecamatan Lamba Leda bertempat di Benteng Jawa.

Karena jumlah penduduk yang makin banyak dan pertimbangan wilayah yang luas, tahun 1971 dibentuklah perwakilan kecamatan Lamba Leda di Mano. Tahun 1985, perwakilan kecamtan ini menjadi kecamatan penuh dengan nama kecamatan Poco Ranaka.

Kemudian kecamatan Poco Ranaka ini dimekarkan lagi sehingga terbentuk Poco Ranaka Timur.

Perubahan nama ini juga dilegalkan dalam Peraturan Daerah (perda).

Wens/BF

Tags: Lamba LedaPoco Ranaka

BacaJuga

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

9 February 2026

Kunjungi Jerebuu, Melki Laka Lena Sentil Masalah Kemiskinan di NTT: ‘Harus Kami Benahi Kinerja Kami’

8 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores