• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Saturday, August 8, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Gubernur Viktor Tolak Wacana Wisata Halal di Labuan Bajo

by Redaksi Berita Flores
4 May 2019
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat secara tegas menolak wacana penerapan label wisata halal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kontroversi branding halal untuk wisata Labuan Bajo memang mengejutkan publik NTT, akhir-akhir ini, usai Kementerian Pariwisata melalui Direktur Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo, Shana Fatina menggelar sosialisasi pariwisata halal di Labuan Bajo, pada akhir Selasa, 30 April 2019.

“Tidak ada itu halal. Halal itu bikin ribut. Saya gubernur, itu di tolak ko,” kata Gubernur Viktor kepada wartawan usai menggelar kegiatan Tatap Muka di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat, 3 Mei 2019.

Gubernur Laiskodat pun mengecam rencana tersebut. Menurut Viktor, menerapkan label wisata halal di Labuan Bajo Flores, dapat menciptakan konflik pada bisnis pariwisata yang bisa merambat ke konflik sosial lainnya.

“Tidak ada wisata halal di NTT. Kalau ada wisata halal berarti yang lain haram dong,” lanjut dia.

Menurut Politikus NasDem itu, dalam bidang pariwisata tidak ada ilmu yang menyebutkan bahwa ada halal dan tidak halal. Namun memang ada segmen yang karena alasan kesehatan dan alasan keyakinan mereka, lebih baik berada pada komunitas-komunitas tertentu. Itu segmentasi, tetapi di dalam pariwisata klaster yang dikenalkan itu adalah klaster sosial ada deluxe tourism, midle class tourism dan social class tourism.

“Social class berarti backpackers. Sementara midle class adalah menengah, sedangkan deluxe itu bintang lima. Di dalam parawisata ilmunya tidak ada halal. Tapi yang ada itu segmen karena alasan kesehatan, keyakinan, dan mereka berada pada komunitas tertentu,” terang Viktor.

Penulis: Efren Polce

BacaJuga

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

7 August 2026

Tersentuh Program Revitalisasi, SMPN 3 Satar Mese Barat Akhirnya Bebas dari Hunian Ruang Kelas Rusak Berat

7 August 2026

Akhir Turnamen Anak U-15 di Cibal, Desa Pinggang dan Bea Mese Tarung di Partai Final

7 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

7 August 2026

Tersentuh Program Revitalisasi, SMPN 3 Satar Mese Barat Akhirnya Bebas dari Hunian Ruang Kelas Rusak Berat

7 August 2026

Akhir Turnamen Anak U-15 di Cibal, Desa Pinggang dan Bea Mese Tarung di Partai Final

7 August 2026

BANYAK DIBACA

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

SDN Rabok-Manggarai Tersentuh Program Revitalisasi Rp 1,4 Miliar, Rehab dan RKB

Bamboo Goes to School, Tiga Sekolah di Satar Mese Berlomba Sulap Bambu jadi Aneka Kerajinan Estetis 

Revitalisasi Sekolah Tahap I 2026 di Manggarai Akan Rampung Desember Mendatang

Masyarakat Diajak Ramaikan Car Free Day Perdana di Natas Labar Motang Rua

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores