• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, March 5, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Gubernur Viktor Tolak Wacana Wisata Halal di Labuan Bajo

by Redaksi Berita Flores
4 May 2019
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat secara tegas menolak wacana penerapan label wisata halal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kontroversi branding halal untuk wisata Labuan Bajo memang mengejutkan publik NTT, akhir-akhir ini, usai Kementerian Pariwisata melalui Direktur Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo, Shana Fatina menggelar sosialisasi pariwisata halal di Labuan Bajo, pada akhir Selasa, 30 April 2019.

“Tidak ada itu halal. Halal itu bikin ribut. Saya gubernur, itu di tolak ko,” kata Gubernur Viktor kepada wartawan usai menggelar kegiatan Tatap Muka di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat, 3 Mei 2019.

Gubernur Laiskodat pun mengecam rencana tersebut. Menurut Viktor, menerapkan label wisata halal di Labuan Bajo Flores, dapat menciptakan konflik pada bisnis pariwisata yang bisa merambat ke konflik sosial lainnya.

“Tidak ada wisata halal di NTT. Kalau ada wisata halal berarti yang lain haram dong,” lanjut dia.

Menurut Politikus NasDem itu, dalam bidang pariwisata tidak ada ilmu yang menyebutkan bahwa ada halal dan tidak halal. Namun memang ada segmen yang karena alasan kesehatan dan alasan keyakinan mereka, lebih baik berada pada komunitas-komunitas tertentu. Itu segmentasi, tetapi di dalam pariwisata klaster yang dikenalkan itu adalah klaster sosial ada deluxe tourism, midle class tourism dan social class tourism.

“Social class berarti backpackers. Sementara midle class adalah menengah, sedangkan deluxe itu bintang lima. Di dalam parawisata ilmunya tidak ada halal. Tapi yang ada itu segmen karena alasan kesehatan, keyakinan, dan mereka berada pada komunitas tertentu,” terang Viktor.

Penulis: Efren Polce

BacaJuga

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

3 March 2026

Tahun Anggaran 2026, Pelaksanaan Progam Revitalisasi Rumah Adat di Manggarai Terus Berlanjut

3 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

5 March 2026

Buka Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Bupati Hery Tekankan Disiplin Publikasi Dokumen Keuangan

4 March 2026

Wakil Gubernur NTT Sarankan Negosiasi dengan Tiga Kementerian

4 March 2026

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

3 March 2026

BANYAK DIBACA

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

Keluhan Listrik Terjawab, Warga di Cibal Apresiasi Kinerja Anggota DPR RI Dipo Nusantara dan Thomas Tahir

Jalan Rusak, Nyawa Terancam: Menggugat Hak Warga Atas Buruknya Infrastruktur Jalan di Manggarai Timur

Pilkades Manggarai 2026, Andi Paju Nyatakan Siap Maju: Bawa Komitmen Bangun Desa Barang dengan Inovasi Baru

Wakil Ketua II DPRD Manggarai Tampung Aspirasi Warga Kelurahan Pagal

Pastoral yang Membumi: Hadir dan Mendengar Suara Umat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores