• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, April 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Gubernur Viktor Tolak Wacana Wisata Halal di Labuan Bajo

by Redaksi Berita Flores
4 May 2019
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat secara tegas menolak wacana penerapan label wisata halal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kontroversi branding halal untuk wisata Labuan Bajo memang mengejutkan publik NTT, akhir-akhir ini, usai Kementerian Pariwisata melalui Direktur Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo, Shana Fatina menggelar sosialisasi pariwisata halal di Labuan Bajo, pada akhir Selasa, 30 April 2019.

“Tidak ada itu halal. Halal itu bikin ribut. Saya gubernur, itu di tolak ko,” kata Gubernur Viktor kepada wartawan usai menggelar kegiatan Tatap Muka di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat, 3 Mei 2019.

Gubernur Laiskodat pun mengecam rencana tersebut. Menurut Viktor, menerapkan label wisata halal di Labuan Bajo Flores, dapat menciptakan konflik pada bisnis pariwisata yang bisa merambat ke konflik sosial lainnya.

“Tidak ada wisata halal di NTT. Kalau ada wisata halal berarti yang lain haram dong,” lanjut dia.

Menurut Politikus NasDem itu, dalam bidang pariwisata tidak ada ilmu yang menyebutkan bahwa ada halal dan tidak halal. Namun memang ada segmen yang karena alasan kesehatan dan alasan keyakinan mereka, lebih baik berada pada komunitas-komunitas tertentu. Itu segmentasi, tetapi di dalam pariwisata klaster yang dikenalkan itu adalah klaster sosial ada deluxe tourism, midle class tourism dan social class tourism.

“Social class berarti backpackers. Sementara midle class adalah menengah, sedangkan deluxe itu bintang lima. Di dalam parawisata ilmunya tidak ada halal. Tapi yang ada itu segmen karena alasan kesehatan, keyakinan, dan mereka berada pada komunitas tertentu,” terang Viktor.

Penulis: Efren Polce

BacaJuga

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reok

30 April 2026

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

30 April 2026

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

ARTIKEL TERKINI

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reok

30 April 2026

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

30 April 2026

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

BANYAK DIBACA

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Lantik 11 Kepala Puskesmas, Wabup Fabi Abu Serukan Masalah Stunting hingga Angka Kematian Ibu dan Bayi 

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

Saberkol pada Sejumlah Sekolah di Cibal, Kadis PPO Ingatkan Guru Tuntaskan Literasi Anak

Telan Dana Capai Rp 1 Miliar, Arlan Nala Desak Pemda Manggarai Segera Tuntaskan Polemik Air Minum Bersih di  Para Lando

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores