• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, August 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kadis Kesehatan NTT Instruksikan Tanam Kelor di Kompleks Rumahsakit dan Puskesmas

by Redaksi Berita Flores
2 October 2018
in HEADLINE, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG, BERITAFLORES – Kepala Dinas Kesehatan NTT Drg Dominikus Minggu, M.Kes menginstruksikan agar menanam daun kelor atau marungga di setiap kompleks fasilitas kesehatan seperti rumahsakit dan puskesmas. Penanaman kelor ini disebut sebagai bagian dari kebijakan revolusi hijau yang dicanangkan gubernur NTT Victor Laiskodat.

Dominikus sudah mengirimkan surat kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan Direktur Rumahsakit seluruh NTT untuk menanam kelor.

Dalam surat tertanggal 1 Oktober itu disebutkan bahwa penanaman kelor bertujuan untuk mengatasi gizi buruk (stunting) di NTT yang tinggi yaitu sebesar 40,3% pada tahun 2017 dimana provinsi NTT menempati urutan tertingggi dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengkonsumsi daun kelor. Untuk tanaman ini perlu dibudidayakan secara luas, dimulai dari kompleks sarana kesehatan dengan jarak setiap pohon 1 meter.”…sebagai salah satu bentuk motivasi petugas kesehatan dan masyarakat untuk mengembangbiakan dan membudidayakan pohon kelor/marungga,”demikian tertulis pada poin pertama surat bernomor 3009/441.1/X/2018 itu.

Dinas Kesehatan dan rumahsakit juga diminta untuk menyebarluaskan informasi tentang manfaat daun kelor/marungga untuk mencegah masalah gizi yang ada di provinsi NTT terutama stunting, dengan membiasakan keluarga selalu mengkonsumsi daun kelor sebagai bahan makanan sehari-hari dalam mengembangkan menu lokal spesifik NTT.

Dalam surat itu dijelaskan bahwa daun kelor merupakan salah satu bahan dasar untuk pembuatan obat (herbal) dalam penyembuhan berbagai penyakit di bawah binaan Sentra Pengembangan dan Penetapan Pengobatan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

“Diharapkan seluruh kepala dinas kabupaten/kota dan diraktur RS untuk lebih mengintensifkan program Pembinaan Pola Makan Keluarga Berbasis Menu Gizi Seimbang yang telah dikembangkan sejak 2015 melalui penerapan lembar menu gizi seimbang,” tulis Dominikus pada poin keempat.

Saat debat pemlihan gubernur dan wakil gubernur beberapa waktu lalu, Victor Laiskodat mengungkapkan bahwa untuk mengatasi gizi buruk di NTT bisa dilakukan dengan mengkonsumi daun kelor. (RONALD)

Tags: Daun KelorKepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores