• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, June 24, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Proyek Jalan Lapen di Desa Leong Dinilai Berkualitas Buruk

by Redaksi Berita Flores
9 January 2020
in HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES— Belum setahun, proyek jalan lapen (lapisan penetrasi) di Desa Leong, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur, NTT dinilai berkualitas buruk.

Kerusakan tersebut tepatnya diruas jalan jalan menuju kampung Rejo, Desa Leong. Ruas jalan yang mengalami kerusakan itu, tak jauh dari ruas jalan utama Benteng Jawa – Simpang Tangkul.

Informasi diperoleh Beritaflores.com, pengerjaan proyek jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) itu, baru diselesaikan pada November 2018 lalu.

Pengguna jalan berinisial D mengaku kesal dengan kuIalitas proyek yang sangat buruk tersebut. Sebab, pengerjaan proyek jalan lapen yang belum berusia setahun itu sudah mulai rusak.

“Lihat saja kualitasnya. Sudah roboh. Baru selesai kerja ko sudah rusak. Padahal proyek jalan ini baru tiga bulan lebih selesai pengerjaan. Ko kualitasnya buruk. Kasian toh dananya,” ungkap D kepada Beritaflores.com saat ditemui dilokasi itu, pada Rabu 08 Januari 2020.

Karena itu ia berharap kepada Pemerintah Desa Leong untuk segera memperbaiki jalan itu. 

“Sebenarnya sih, pengawasannya harus ketat. Supaya tidak kerja asal–asalan seperti yang terlihat ini. Kalau pihak ketiga mengerjakan, berarti auruh dia perbaik lagi,” tandas dia.

Pantauan Beritaflores.com, pada Rabu 08 Januari 2020, terlihat sebuah deker sudah roboh. Hingga beton pun tampak terlihat. Di beberapa titik juga, material aspal sudah bergaris. Apabila hujan turun, air pun akan masuk kedalam lubang aspal. Akibatnya, jalan cepat rusak.

Tak hanya itu, penyiraman material aspal diduga tidak merata, juga sangat tipis. Sehingga mengalami keretakan di sejumlah titik. Bisa dipastikan, pengerjaan proyek jalan tersebut tidak akan bertahan lama. 

Hingga berita ini diturunkan, Beritaflores.com belum berhasil mengkonfirmasikanKepala Desa Leong.

Efren Polce/BF

BacaJuga

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

23 June 2026

Program Phase-in Ceremony Local Sponsorship untuk Desa Ling- Manggarai

23 June 2026

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

BANYAK DIBACA

Kades Rado dan Lurah Pagal Dukung Turnamen Sepak Bola U-15 Kecamatan Cibal

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

Plan International Indonesia dan Pemkab Manggarai Luncurkan Project Desa SIAP

Ketika Kekerasan Menghapus Rasa Aman dalam Rumah Tangga

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores