• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, August 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Penambang Meninggal Dunia Usai Tertimbun Material Pasir

by Redaksi Berita Flores
20 November 2019
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES-Nasib naas menimpa Kardus Jehatu, (25) warga Kampung Pangga, Desa Koak, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia meninggal dunia usai tertimbun reruntuhan material longsor di lokasi Tambang Pasir, Wae Maras, Desa Hilihintir, Satar Mese pada Selasa, 19 November 2019 sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Kapolsek Satar Mese, Iptu Gabriel Taek mengatakan bahwa, usai mendapatkan informasi dari warga, petugas kepolisian lansung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat tiba di TKP, petugas kemudian menemukan bahwa korban telah dikeluarkan dari reruntuhan material pasir.

“Korban merupakan salah satu pekerja galian tambang pasir Wae Maras,” kata Gabriel melalui keterangan tertulis kepada awak media pada Rabu, 20 November 2019.

Kronologis Kejadian

Pada Selasa, 19 November 2019 sekitar pukul 16.00, Anggota Bhabinkamtibmas Kecamatan Satar Mese Barat, Bripka Arsel Liunima mendapatkan laporan dari warga setempat bahwa ada kejadian kecelakaan kerja di lokasi Tambang Pasir Wae Maras.

Korban diketahui bernama lengkap Kardus Jehatu. Sebelum terjadi kecelakaan, korban bersama tiga orang saksi yaitu Fandi Jabur, Rofinus Jehatu, Didimus Janu hendak mengambil pasir menggunakan sebuah mobil dumptruk.

Menurut keterangan para saksi mata, saat itu korban sementara duduk untuk beristirahat di bawah kubangan pasir, secara tiba-tiba terjadi longsor serta rubuh sebagian material pasir dari tebing dengan ketinggian kurang lebih 5 meter.

Akibat dari peristiwa tersebut, seluruh bagian tubuh korban tertimbun longsor berupa material pasir. Tak lama berselang, ketiga para saksi mata langsung berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan material pasir. Para saksi pun melakukan evakuasi korban menuju Puskesmas Narang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Setelah itu, tepat pada pukul 16.30 waktu setempat, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng dengan menggunakan sebuah mobil ambulance milik Puskesmas Narang. Namun, nasib naas menimpa korban karena saat memasuki Kampung Ranging, Desa Todo, Kecamatan Satar Mese Barat, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aparat kepolisian juga telah mengumpulkan barang bukti dan keterangan para pihak termasuk para saksi mata.

Berdasarkan kesimpulan sementara pihak kepolisian bahwa, korban murni mengalami kecelakaan maut saat bekerja karena di lokasi TKP sangat rawan terjadi bencana longsor. Di mana tebing pasir tambang cukup dalam dengan permukaan tanah kurang lebih 25 meter.

Hingga berita ini dirilis, korban telah dipulangkan kembali menggunakan mobil ambulance menuju rumah duka, di Kampung Pangga, Desa Koak, Kecamatan Satar Mese untuk disemayamkan. (TIM/FDS).

Tags: korban tertimbun pasirpenambang pasir di satar mesetambang pasir wae maras

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores